Organisasi massa (ormas)  Katolik di Pekanbaru terus membuktikan sebagai organisasi yang tidak jago kandang, hanya sibuk di urusan intern Gereja. Dua ormas Katolik yaitu: Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Riau  dan Wanita Katolik RI melakukan gerakan ke luar dari  kandang Gereja.

Meskipun masih sebatas seremonial, namun dua ormas ini membuktikan keberadaan diakui pemerintah daerah setempat.

Sejumlah pengurus dipimpin Ketua Komda Pemuda Katolik Riau,  Lorensius Purba  melakukan kunjungan dan audiensi dengan Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Senin (28/6/2021).   Selain pengurus Pemuda Katolik, rombongan ini didampingi  Pembimas Katolik Kemenag Kanwil Riau (Alimasa Gea), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi  Riau (Pandapotan Sitanggang) dan FKUB  Pekanbaru  (Frans Sirait),  serta pengurus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pekanbaru. Kedatangan rombongan di kediaman wagub ini dengan protokol kesehatan yang ketat.  “Kegiatan seperti ini baru pertama kali,  kami sebagai ormas Katolik bisa berjumpa langsung dengan pejabat Pemerintah Riau,” katanya.

Lebih lanjut, Lorensius  menyatakan mengapresiasinya  atas kesediaan orang nomor dua di provinsi Riau ini menerima rombongan.  Dalam pertemuan itu terjadi diskusi hangat antara kedua belah pihak. Pihak Pemuda Katolik menyampaikan visi, misi, dan aspirasi-aspirasi dari ormas Katolik. Lorensius juga menjelaskan sejarah singkat Pemuda Katolik secara nasional dan kontribusi yang sudah dilakukan organisasi itu di Bumi Lancang Kuning.

Di hadapan Wagub,  Lorensius menegaskan bahwa ormas Katolik yang dipimpinnya siap mendukung pelaksanaan pembangunan masyarakat.  Menyikapi kondisi sulit di masa pandemi covid-19 ini, Pemuda Katolik telah melakukan bakti sosial pemberian paket sembako bagi masyarakat terdampak covid-19, penyemprotan disenfektan di sejumlah rumah ibadah di Pekanbaru.  Untuk kepentingan organisasi. Pemuda Katolik terus melakukan kaderisasi dan peningkatan kapasitas kader. Semua kegiatan  yang dilaksanakan secara off line (tatap muka) selalu menaati protokol kesehatan. “Di hadapan Wagub, kami tegaskan siap menjadi fasilitator pelaksanaan vaksinasi covid-19”, ujar Lorensius.

Menanggapi kedatangan dan penjelasan Lorensius Purba, Wagub Edy Natar Nasution menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik kedatangan rombongan ormas Katolik dan sejumlah tokoh Katolik ini.  Natar Nasution berharap melalui pertemuan ini terjalin silahturahmi, selanjutnya terbangun jalinan komunikasi dan kerja sama yang baik. Pemerintah  tidak bisa menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah tanpa partisipasi segenap komponen masyarakat, termasuk ormas Pemuda  Katolik.

Lebih jauh,  Jendral Bintang Satu itu juga menyinggung soal perlunya membangun sikap toleransi dan saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. “Masyarakat provinsi Riau ini heterogen dari suku, ras, budaya,  dan agama. Oleh sebab itu, sikap toleransi ini sudah semestinya terus dipupuk bersama agar tidak terjadi gesekan-gesekan yang bisa merugikan masyarakat dan  bangsa ini,” tegasnya.

Pada saat pertemuam ini,  Kepala Kesbangpol Provinsi Riau,  Kaharuddin menyatakan sebagai badan yang membidangi organisasi masyarakat siap untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan Pemuda Katolik dan ormas Katolik yang lain.  Khusus  menghadapi pandemi, Kaharudin berharap keikutsertaan  jajaran ormas Katolik dalam memberikan penjelasan yang benar  terkait Covid-19. “Kami berharap ormas Katolik menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan dan sosialisasi protokol kesehatan, melawan hoax terkait Covid-19,  dan mensukseskan vaksinasi yang sedang digencarkan pemerintah,” katanya.

Sementara itu, dalam rangka memeriahkan Ulang Tahun ke-97 ormas perempuan Katolik ini, Wanita Katolik RI Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Riau mengisi Mimbar Agama Katolik di TVRI Riau (15/6). Kesempatan tayang di stasiun televisi milik pemerintah ini peluang untuk memperkenalkan ormas perempuan Katolik kepada khalayak. Sebagai sarana sosialisasi dan acara-acara seremonial  organisasi Wanita Katolik RI ini juga merekam lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars, dan Hymne Wanita Katolik RI. Puncak perayaan HUT ke-97 ormas ini ditandai dengan Misa Syukur dilanjutkan pemotongan tumpeng (18/6). Karena masih dalam masa pandemi covid-19, perayaan dihadiri kalangan terbatas. Selain itu, pada 19 Juli, Wanita Katolik RI DPD Riau juga melaksanakan obrolan santai (webinar) bersama semua cabang lewat zoom meeting.  (Firmauli Sihaloho & Yuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *