Karena sering mengikuti kegiatan Gereja, Benedick Dito Putra Kani (21) merasakan  beroleh banyak pengalaman yang menguatkan dan meneguhkan iman, wawasan,  dan pengetahuan agama.  “Saya beruntung mengenal banyak teman seiman, lebih berani tampil di depan banyak orang. Sebelumnya saya sering takut dan grogi tampil di depan banyak orang,” katanya.

Dito – panggilan pemuda kelahiran Padang 18 Oktober 2000 ini, mulai aktif menggereka  sejak menerima Komuni Pertama, kelas IV SD. Anak pertama 3 bersaudara pasangan Petrus Sukamto dan Juni Karla br. Sitohang ini mulai sebagai misdinar. Mahasiswa semester delapan Jurusan Teknik Industri di Fakultas Teknik Universitas Andalas ini  ‘mengurus’ Orang Muda Katolik (OMK) sebagai Wakil Ketua OMK Paroki Santa Maria Bunda Yesus-Padang (2018-2020).

Lewat aktivitas OMK pula, alumni SMA Don Bosco Padang (2017) ini mengaku dapat kesempatan berharga yang mengembangkan kualitas dirinya, misalnya mengikuti Hari OMK Keuskupan Padang di Muara Siberut-Mentawai dan Pertemuan Seksi Komunikasi Sosial Keuskupan Padang (Juni 2019). Sewaktu SMA, Dito sempat mengharumkan nama sekolah lewat pencapaian prestasi, antara peringat pertama Lomba Cepat Tepat SMA pada acara Pekan Seni Matematika XIV se-Indonesia (2017) dan peringkat kedua pada Lomba Bimbingan Kelompok tingkat SMA yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (UNP) tahun 2016.

Penggemar olah raga futsal ini juga aktif  dalam kegiatan OMK Wilayah Paulinus. Pada perayaan Natal dan Paskah, Dito mengerahkan teman OMK-nya untuk membersihan kapel setempat. Pada kesempatan hari biasa pun, lelaki yang bercita-cita menjadi pengusaha ini kalau dibutuhkan siap menggerakkan warga OMK setempat.  Dito sendiri kadang sebagai lektor saat misa di kapel.  Sejak dua tahun lalu,  di sela-sela kesibukkannya kuliah, Dito mencari pengalaman baru sebagai tenaga di sebuah wedding organizer cukup terkenal di Kota Padang.  (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.