Dewan Pastoral Paroki (DPP), pengurus stasi, umat rayon di Paroki St. Petrus dan Paulus-Bagansiapiapi sangat bersemangat dan antusias. Saat sosialisasi bahan sinode (3-4/12), banyak pertanyaan diajukan. Saya membayangkan hal yang terjadi saat pembuatan sintesis. Pembukaan sinode paroki pada hari Sabtu (20/11) senja dan Minggu (21/11).

Saat itu, pastor rekan, P. Yohanes Cahya, Pr menjelaskan hal-ikhwal sinode, penampilan spanduk, pembacaan Surat Keputusan Pastor Paroki tentang Panitia Sinode Paroki, dan pemukulan gong pembuka. Sebagai narahubung saat dihubungi pastor paroki, saya belum banyak tahu tentang sinode. Setelah tergabung dalam grup WhatsApp (WA) Narahubung Paroki Sekeuskupan Padang, saya beroleh banyak informasi dan membaca berkas dokumen tentang sinode. Pemahaman saya. makin bertambah setelah pertemuan online lewat Zoom Meeting (5/11). Panitia sinode paroki sebanyak 7 orang akan menggodok hasil pertemuan umat. Setelah panitia terbentuk, segera melakukan langkah sosialisasi (3-4/12) diikuti panitia sinode, DPP, dua utusan tiga lingkungan di pusat paroki, dua orang (sebagai moderator dan notulis) tiap stasi, dua utusan Orang Muda Katolik (OMK); serta dua utusan tiap stasi dari enam stasi separoki. Di akhir sosialisasi,

disepakati enam tema, yakni: 1,2,3,4,6,7 (dari 10 pertanyaan sinode. Lihat box!) yang dianggap cocok dengan situasi Paroki Bagansiapiapi. Sesuai rancangan awal pelaksanaan sinode di lingkungan, stasi, OMK, dan DPP selama dua belas minggu (12 Desember 2021 – 6 Maret 2022) untuk membahas enam tema sinode. Selanjutnya, penyerahan hasil/sintesis sinode (13-20) Maret 2022). Seminggu setelah batas waktu tersebut (27/3/2022), berlangsung pemba hasan akhir hasil/sintesis sinode oleh panitia paroki, selanjutnya penyerahan hasilnya kepada Panitia Inti Sinode Keuskupan Padang (3 April 2022).

Dengan pertimbangan pada waktu bersamaan juga berlangsung pendalaman iman masa Adven, selama Desember 2021. panitia mengupayakan umat fokus pada bahan Adven sehingga umat berkonsentrasi menyambut dan merayakan Natal. Namun, kami minta agar dalam pertemuan masa Adven ada juga menyinggung tentang sinode. Karena pembahasan sinode berlangsung dalam dua waktu berdekatan (Adven dan Prapaska), maka pengurus Gereja mesti berpandai-pandai mengatur waktunya sehingga bahan sinode dapat tersampaikan kepada umat setempat.(hrd)

 

Budiyono Silverius
Narahubung Sinode dan Sekretaris
Dewan Pastoral Paroki St. Petrus dan Paulus, Bagansiapiapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.