Tidak ada ukuran atau parameter yang pasti mengenai kebahagiaan setiap manusia. Ukurannya berbeda satu dengan yang lainnya. Bahkan, pertanyaan tentang ukuran kebahagiaan sesungguhnya tidak bisa diukur secara pasti. Begitupun dengan definisi atau pengertian kebahagiaan, sangat relatif dan subyektif. Setiap orang punya pengertian/pemahaman yang berbeda-beda.

Dalam kebahagiaan, ada aspek spiritual juga. Perihal kebahagiaan (happiness), ada pihak yang berupaya mengukurnya dengan istilah indeks kebahagiaan dengan skala tertentu dan dibandingkan antara daerah satu dengan lainnya; misalnya antarkota, antarprovinsi, maupun antarnegara.

Mengenai pengertian kebahagiaan, pengarang buku “Authentic Happiness”, Martin Seligman menyatakan bahwa kebahagiaan adalah suatu energi positif dalam diri seseorang. Individu bersangkutan punya kepuasan dalam hidup, punya pendapat dan pandangan yang baik atas sesuatu yang terjadi dalam berbagai aspek/sisi hidupnya. Individu tersebut juga mampu berdamai dengan masa lalu, nyaman di masa sekarang, dan berpikiran positif di waktu mendatang/masa depan.  Terkait parameter kebahagiaan, saya lebih suka mengupas mengenai ciri-ciri orang yang berbahagia. Apa sajakah itu? 

Pertama, seseorang bahagia bila merasa hidupnya berarti bagi sesama atau orang lain. Kadang kala, pada tingkatan ‘berat’ bisa muncul seseorang merasa dirinya tidak berarti bagi orang lain sehingga terjadi peristiwa bunuh diri (suicide), tatkala seseorang bertanya pada dirinya, “Untuk apa hidup?”

Kedua, orang bahagia adalah orang yang dapat menemukan jalan keluar/solusi dari masalah yang dihadapi. Tatkala dalam situasi tertentu, misalnya kebuntuan, menyerah (give-up) – yang berarti bukan/tidak bahagia. 

Ketiga, orang bahagia karena merasa tercapai tujuan hidup. Mungkin ada target-target yang direncanakan dan ternyata tercapai. Seseorang merasa hidup berkualitas dan bahagia.

Keempat, seseorang bahagia karena mempunyai dan mendapatkan cinta dari orang-orang yang ada di sekitar (keluarga, orangtua, teman). 

Kelima, orang merasa bahagia karena mempunyai komunitas atau kelompok sosial, karena manusia adalah makhluk sosial yang memerlukan orang lain. Adakalanya seseorang mengalami kesendirian (solitude) dan kesepian (lonely). Idealnya, setiap orang punya komunitas secara sosial! 

Keenam, orang bahagia karena sebagai individu berkembang secara pribadi untuk meraih pencapaian tertentu di dunia karir dan sosial. 

Ketujuh, orang bahagia karena sebagai individu bisa mengatasi berbagai ketakutan yang ada dalam dirinya.

Singkat kata, (perasaan) bahagia bersumber, bermula atau berawal dari dalam diri individu itu sendiri. Sebab itu, seseorang jangan pernah menggantungkan kebahagiaannya kepada orang lain! Misalnya, kita akan merasa bahagia bila atasan memuji atau memberikan pujian. Kalau atasan tidak memuji, apakah kita menjadi tidak bahagia. Begitupun dengan punya kekuasaan/wewenang maupun penguasaan harta kekayaan yang banyak ternyata tidak selalu menjadi sumber kebahagiaan. Harta bisa juga menjadi sumber ketidaknyamanan. Memang serba salah.

Berikut tips untuk meraih kebahagiaan: (1) adanya penerimaan diri apa adanya – menerima kenyataan masa lampau, nyaman masa kini, dan berpikir positif di waktu mendatang; (2) individu bersangkutan menebarkan kasih sayang/mengasihi orang lain. Kita bisa merasakan kebahagiaan tersendiri karena dapat memberikan sesuatu untuk orang lain. Mungkin agak terkesan altruistik; (3) karena kebahagiaan bersumber dari diri sendiri, maka setiap individu harus tetap berjuang dan berusaha mencapai hal-hal yang direncanakan.

 Tidak berdiam diri saja, namun harus ada usaha atau melakukan sesuatu untuk mencapainya. Secara tidak langsung, kehidupan spiritual turut memengaruhi pola pikir dan pandangan terhadap kehidupan dan apa yang bakal terjadi dalam kehidupan seseorang. Kehidupan spiritual yang mantap, hati jadi tenang dan kita bisa menemukan kebahagiaan.  ***

Diasuh oleh: Theresia Indriani Santoso, S.Psi., M.Si
(Psikolog, Pendiri SMART PSY Consulting Padang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.