PADANG –  “Sebuah organisasi perlu kesinambungan, kontinuitas, dan konsistensi. Untuk itu mesti ada regenerasi.  Selain itu, setelah berada sekian lama di suatu tempat, butuh penyegaran dan ‘diteruskan’ oleh generasi berikutnya yang lebih muda. Hal demikian juga berlangsung dalam komisi/lem­baga keuskupan. Juga diakui, rangkap jabatan bisa menyulitkan untuk bisa maksimal dalam pelaksanaan tugas. Sebenarnya, ingin dicari sejumlah orang untuk dapat mengurus komisi/lembaga keuskupan,” ucap Uskup Padang, Mgr. Vitus Rubianto Solichin, SX, Kamis (13/1) senja. 

Hal tersebut disampaikan Bapa Uskup usai serah terima jabatan (sertijab) dan tugas pelayanan Ketua Komisi Kepemudaan dari P. Ridwan Fransiskus Naibaho, Pr kepada P. Alfonsus Widhi Wiryawan, SX, sertijab dan tugas pelayanan Ketua Komisi Karya Misioner (KKI) Keuskupan Padang dari P. Pardomuan Benedictus Manulang, Pr kepada P. Alfonsus Widhi Wiryawan, SX. Sertijab berlangsung di Kapel Keuskupan Padang.  Acara ini juga dihadiri para pastor yang berkomunitas atau tinggal di wisma keuskupan.

Lebih jauh, dalam sambutan­nya, Mgr. Vitus berterima kasih kepada P. Ridwan dan P. Bene yang telah mengemban tugasnya, P. Alfons yang mengemban tugas yang diberikan, dan Provinsial Serikat Misionaris Xaverian yang menyetujui penempatan P. Alfons di lembaga/komisi Keuskupan Padang. Bapa Uskup mengung­kapkan  kemungkinan pelibatan imam dari kongregasi untuk berkecimpung dalam pelayanan atau mengurus lembaga/komisi keuskupan. “Saya berharap adanya perjumpaan/pertemuan yang dapat semakin memupuk kekompakan dan peningkatan kinerja antarlembaga/komisi keuskupan,” katanya. 

Sertijab ini berlangsung berdasarkan Surat Keputusan/SK Uskup Waligereja Padang 14 Desember 2021 Nomor 27/Skep/KP/D.1.1.Person/XII tentang pembebasan tugas Pastor Ridwan Fransiskus Naibaho, Pr dari tugas sebagai Ketua Komisi Kepemudaan dan SK Nomor 28/Skep/KPD.1.1.Person/XII/2021 tertanggal 14 Desember 2021 tentang pembebasan tugas Pastor Pardomuan Benedictus Manulang, Pr dari tugas pelayanan sebagai Ketua Komisi Karya Misioner Keuskupan Padang. Pada kesempatan ini juga dibacakan SK Nomor 29/Skep/KP/D.1.1.Person/XII/2021 tertanggal 14 Desember 2021 tentang Pengangkatan Pastor Alfonsus Widhi Wiryawan, SX menjadi Ketua Komisi Kepemudaan & Panggilan, dan Ketua Komisi Karya Misi Kepausan (KKI) Keuskupan Padang.

Sebagaimana diketahui, P. Ridwan selaku Ketua Komisi Kepemudaan sejak tahun 2011 sebagai pasor rekan melayani umat Paroki St. Maria Bunda Yesus-Padang dan terakhir di Paroki St. Yosef-Duri, Riau. Sebagai Ketua Komisi Kepemudaan, P. Ridwan berterima kasih kepada para sukarelawan (volunteers) di komisi ini yang telah membantunya selama ini. Sementara itu, P. Bene selain sebagai Direktur Diosesan Karya Kepausan Indonesia (Dirdios KKI) Keuskupan Padang sejak 15 Februari 2018, juga pastor rekan di Paroki Santa Maria a Fatima Pekanbaru.  Kini P. Bene dipindahkan ke Padang mendapatkan tugas baru sebagai Ekonom Keuskupan Padang. 

Menanggapi tugas pelayanan barunya,  P. Alfons berterima kasih kepada Bapa Uskup yang memercayakan penanganan kaum muda atau kepemudaan, bidang panggilan, serta Serikat Kerasulan Anak Misioner (Sekami).  “Mari bersama-sama membangun keuskupan kita ini.  Telah tujuh puluh tahun Xaverian hadir melayani keuskupan ini. Saya mengharapkan sokongan, dukungan,  bahkan kalau perlu teguran semua pihak sehingga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ucap P. Alfons.

Serah terima menyangkut jabatan, tugas, wewenang, dan tanggung jawab, serta segala sesuatu yang berkaitan dengannya. Sertijab ini ditandai dengan penyerahan inventaris kantor sebagai simbol kegembalaan dan pelayanan, memori tugas, keuangan, dan laporan serta lain-lainnya. (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.