Saya mengkoordinir Seksi Sosial Paroki (SSP) Dewan Pastoral Paroki St. Fransiskus Xaverius-Dumai. Seksi terbentuk di awal masa pandemi Covid-19 (2020). Karena terhalang pandemi, SSP belum memberi bantuan dengan jadwal khusus. Seksi ini belum banyak aktivitas, banyak adem ayem-nya. Bahkan hingga enam bulan ke depan, dari wawancara ini (23/1), belum ada rencana kegiatan. Belum juga ada kesepakatan terkait rencana SSP saat Paska 2022.

Saat Natal (2020 dan 2021) ada pemberian sembako kepada 130 keluarga melalui Panitia Natal. Ada juga kegiatan donor darah – bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit. Kegiatan ini kegiatan non program SSP, tetapi program kepanitiaan. Selama masa pendemi, belum ada pertemuan untuk membahas aktivitas DPP – termasuk SSP. Paroki pernah mendapat bantuan sembako dari perusahaan, SSP ditunjuk untuk menyalurkan kepada umat, terutama yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), lanjut usia, umat kurang mampu, dan beberapa keluarga dapat terlayani.

Tim SSP terbatas ide, apalagi aktivitas karena jumlah personilnya hanya lima orang. Karena kesibukan masing masing belum semua anggota bisa total aktif. Karena pandemi, setahu saya kelompok/organisasi kemasyarakatan Katolik juga belum memberi perhatian pada warga/umat yang mengalami kesulitan. Belum ada permintaan dari stasi – perihal keluhan warganya yang mengalami kesulitan – kepada DPP, terkhusus kepada SSP. Kalaupun ada, lebih banyak spontanitas pastor misalnya pembagian sembako ke stasi yang disampaikan pastor ke Panitia Natal 2021. Bantuan itu belum termasuk dalam planning seksi sosial natal. Meski demikian panitia tetap menyanggupi memberikan bantuan sebanyak 50-80 paket. Semoga ke depan menjadi program kerja tambahan seksi sosial siapapun terpilih nantinya. (hrd)

Parulian Sinaga
Koordinator Seksi Sosial Paroki Dewan Pastoral Paroki St. Fransiskus Xaverius-Dumai. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.