“Beruntung bila kita aktif dalam aktivitas Orang Muda Katolik (OMK). Pengalaman saya ber­organisasi sejak SMP contoh­nya, skill atau kemampuan baru terasah, punya relasi, dan menjalani hal-hal baru, misalnya belajar memim­pin dan mela­yani Tuhan,” ucap Rimta Dina Tio Simbolon (18).

Mantan Sekretaris OMK yang kini Ketua OMK Paroki Santo Fidelis Payakumbuh – sejak September 2021 ini juga mengaku bisa membangun iman saat bersama sesama OMK. Remaja kelahiran Payakumbuh 5 September 2003 ini berujar, “Kami saling bertukar pikiran dan pengalaman. 

Hanya saja, Pandemi Covid-19 kini serba membatasi. Di Payakumbuh lumayan banyak OMK, tetapi hanya 30-an yang aktif. Mereka yang tidak aktif punya berbagai alasan.” Atas masalah ini, warga Rayon VI St. Stefanus yang juga sulung tiga bersaudara dari pasangan Hotdiman Simbolon (42) dan Ulitua Sigiro (43) ini meminta bantuan para ketua rayon untuk mengimbau OMK di rayonnya aktif OMK.

Pelajar kelas XII SMA Negeri 2 Payakumbuh yang bercita-cita men­jadi guru ini teringat peng­alaman­nya berorga­ni­sasi bermula dari ajakan teman se­baya. Berawal dari situ, mem­buat­nya semakin senang ber­organisasi-meng­gereja karena men­datangkan manfaat bagi pengem­bangan diri dan kepribadiannya. (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.