MUARA SIBERUT – Seratus peserta dari enam stasi se-Wilayah Sagulubgeg, Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga-Siberut, Kepulauan Mentawai mengikuti  Sinode Orang Muda Katolik (OMK), 28 April – 1 Mei 2022, di gereja Stasi Sagulubek. Kegiatan ini bertopik “OMK Bersinode: Transformatif, Inovatif, dan Kreatif”.  Peserta sinode terdiri dari 86 OMK enam stasi dan 14 pengurus Gereja (pembina dan pendamping). Selama Sinode ini peserta menjalani berbagai bentuk kegiatan, yakni pembahasan materi, aktivitas luar ruangan (out-bound), dan bakti sosial. Materi disampaikan Frater Michael Thimoty Sandi Pratama, SX dibantu dua orang dari Seksi Kepemudaan Paroki Siberut.

Pembukaan sinode diawali dengan perkenalan tim paroki, peserta, dan pendamping (28/4) dan diakhiri dengan perarakan patung Bunda Maria (patung ziarah) dari pusat stasi, Sagulubbeg, ke Stasi Lumago. Seluruh rangkaian pembinaan OMK ini ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan pastor rekan Paroki Siberut, RP. Salvador Cruz Rojo, SX.

Hari kedua Jumat (29/4), setelah penyampaian materi, peserta berdiskusi dan berbagi (sharing) pengalaman, serta menggali kelebihan dan kekurangan mengikuti kegiatan gereja di stasi.  Untuk mendalami pengetahuan tentang Prapaskah hingga Pekan Suci juga berlangsung Kuis Kitab Suci (KKS),  dilanjutkan dengan out-bound untuk melatih mental berani tampil di muka umum. Malamnya berlangsung lomba vokal grup dan pemecah suasana (ice breaking).

Hari ketiga, Sabtu (30/4), peserta diajak menata ulang struktur organisasi OMK, membuat (program rutin dan khusus, laporan keuangan). Fr. Michael berharap dengan penataan ini diharapkan organisasi OMK semakin terlatih dalam kepengurusan, terutama dalam pengelolaan struktur dan kegiatan/program. “Lebih dari itu, OMK diharapkan lebih kreatif dan mampu mengembangkan organisasi, terutama dalam hal usaha-usaha pendanaan organisasi,” ucapnya. 

Selain pembinaan rohani, selama sinode juga ada aksi peduli lingkungan. Peserta mengadakan bakti sosial, membersihkan pantai Sagulubbeg, Minggu (1/5) pagi. Sore harinya mengadakan perarakan dan misa pembuka Bulan Rosario di Goa Maria Lourdes Wilayah Sagulubbeg. Perarakan selama satu jalam menempuh rute dari gereja Stasi Sagulubbeg menuju Goa Maria Stasi Lumago. 

Terkait rancana tindak lanjut sinode ini, katekis dan guru agama Katolik wilayah setempat, Stepanus Sakakadut menyatakan bahwa selama ini kegiatan OMK berlangsung lancar!  Hanya saja belum bersinergi dalam satu kelompok wilayah sehingga terkesan jalan sendiri-sendiri. Terkait tema sinode ini Stefanus berharap program OMK dapat sejalan dan bersinergi serta segera ditindaklanjuti. (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.