Saat kecil, Alpian Saputra Gulo (20) kagum melihat misdinar yang melayani sekitar altar dalam Misa Kudus. Terlihat anggun, dengan pakaiannya. Bergerak dina­mis, tanpa komando.
Alpian – panggilan akrabnya lalu berga­bung dalam kelompok misdinar di parokinya Santa Maria Bunda Yesus Tirtonadi Padang. Kini seabrek kegiatan Gereja dijalaninya. “Saya senang dan tidak terpaksa ikut berbagai kegiatan Gereja. Saya menjajal tan­tang­an baru, ikut pelatihan petugas liturgi. Saya kira membosankan, ternyata tidak. Saya menikma­tinya (enjoy) dan senang dalam pelayanan ini.” ungkapnya Anak pertama dua bersaudara dari pasangan Vinsensius Sefite Gulo dan Berna Detta Salimu (Alm.) ini mengaku semua aktivitas yang dilakukannya hanya semata-mata demi melayani Tuhan dan sesama. Karena sering tampil di depan banyak orang saat bertugas, pemuda kelahiran Padang 8 April 2002 ini mengaku tidak grogi lagi dan merasa lebih pede (percaya diri).

Kini Alpian aktif sebagai lektor, pemazmur, dirigen, organis, dan anggota koor. Ia pun dipercaya sebagai pembina misdinar, dan aktif dalam kegiatan Orang Muda Katolik (OMK). Kini penggemar olah raga bulu tangkis ini sebagai ketua Presidium Cermin Kekudusan – kelompok Legio Mariae untuk OMK. Alumni SMA Katolik Xaverius Padang ini mengisahkan saat berusia sepuluh tahun (2012) mulai aktif menggereja, seminggu setelah menerima Komuni Pertama. Langkah alumni SD Tirtonadi Padang ini dimulai dengan berga­bung dalam kelompok misdinar di parokinya. Semua aktivitas terkait misdinar terus dijalaninya dengan tekun dan disiplin dalam latihan. Saat SMA aktivitas mengge­rejanya agak berkurang karena sibuk bersama teman sekolah. Namun selepas itu, Alpian aktif lagi dalam kegiatan menggereja dengan segudang aktivitas yang dijalaninya. (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.