Bila Anda pernah menonton acara Cekomi yang ditayangkan di channel Youtube, salah satu “aktrisnya” adalah Magdalena Cindy Sitopu (18). Cekomi adalah channel Youtube memuat kegiatan Sekolah Minggu-Bina Iman Anak (BIA) Virtual Paroki Santo Fransiskus Assisi Padangbaru. Cekomi dibentuk saat kasus Covid-19 masih tinggi. “Seiring perubahan situasi, Sekolah Minggu (BIA) dilaksanakan secara tatap muka (offline), Cekomi tetap ada namun kontennya dipersingkat.” tutur gadis kelahiran Padang 27 November 2004 ini. Cindy – panggilan anak bungsu pasangan Sardin Sitopu dan Murniati Saragih ini meng­aku senang terlibat dalam produksi tayangan Cekomi dan BIA. Cindy sendiri adalah “alumna” kelompok Bina Iman Anak (BIA) yang kini menjadi pendamping.

Cindy ikut kegiatan misdinar sejak akhir tahun 2017, saat masih kelas VII SMP Negeri 5 Padang. Kakaknya saat itu pendamping misdinar dan beberapa pendamping misdinar pun dikenal­nya. Beberapa minggu sebelum menerima Komuni Pertama, melihat para misdinar bisa melayani pastor, Cindy pun ingin seperti mereka. Mulai tahun 2018, keinginan itu tercapai. Kini pelajar SMA Katolik Xaverius Padang ini melatih misdinar yunior sebelum bertugas. Menurutnya asyik dan menyenangkan. Saat perayaan besar (Natal, Paska, kunjungan Uskup) dirinya ma­sih bertugas sebagai misdinar. Aktif sebagai misdinar, pendamping BIA dan misdinar, serta terlibat dalam tim Cekomi membuat warga Rayon St. Andreas – Lapai dan Nanggalo ini semakin mengenal peralatan liturgi, mema­hami perayaan-perayaan dalam Gereja Katolik, serta banyak teman dan pengalaman baru. “Tentu saja, semua itu membuat saya lebih dekat dengan Tuhan,” tutur penyuka hobi bernyanyi yang bercita-cita menjadi tenaga kesehatan (nakes) ini. (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.