BAGANBATU – Seksi Kepemudaan dan Komunikasi Sosial (Komsos) Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santa Maria Ratu Rosario Baganbatu, Riau menggelar Musyawarah Pastoral Orang Muda Katolik (Muspas OMK), 29 -31 Juli 2022. Muspas yang dikemas dalam bentuk Camping Rohani ini bertema: “Hai Pemuda, Aku Berkata kepadamu, Bangkitlah”.

Selama tiga hari, OMK utusan setiap stasi dan lingkungan di sekitar pusat paroki berbaur dalam satu arena dan berkegiatan bersama. Turut hadir meski tidak full dan bergantian untuk menye­mangati OMK, para pastor, Sus­ter dari Kongregasi KYM, dan beberapa anggota DPP. Selama camping rohani, peserta meng­ikuti aneka kegiatan, yaitu: reko­leksi, pembinaan iman, seminar kesehatan, bakti sosial, dan outbond. Seluruh rangkaian acara dan kegiatan selama camping dikemas dengan satu tujuan menumbuhkan dan membangkitkan minat OMK hidup menggereja dan berma­syarakat, membangun persau­daraan dan kekompakan sesama OMK.

Di hadapan peserta, Pastor Paroki Il Da Gomez Pr. menegaskan bahwa kegiatan ini adalah ajang pertemuan untuk menumbuhkan iman dalam diri OMK. “Wujudkanlah iman kalain. Sebab iman tanpa perbuatan adalah mati. Semoga kegiatan ini menjadi acuan dan menjadi langkah pijakan OMK paroki kita untuk berkiprah dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat,” kata Imam Diosesan asal Nusa Tenggara Timur ini. Sementara itu, Wakil Ketua DPP, Karolus Alexander Wasek menyatakan bahwa kegiatan ini baru merupakan langkah awal bagi OMK Paroki Baganbatu supaya mau bangkit dari segala kemalasannya. Selama ini OMK sudah mau mau belajar, dan berbuat, tetapi belum terorganisir karena belum ada wadahnya. Camping dengan segala bentuk aktivitas ini diharapkan menjadi inspirasi bagi OMK dan menimba semangat untuk pendorong mereka ambil bagian dalam kehidupan meng­gereja dan bermasyarakat. “Bagi saya inilah moment penting bagi OMK untuk saling mengenal, mem­bangun kekompakan sehingga bisa bersama-sama menampilkan dan memberi diri bagi kehidupan Gerejab dan masyarakat.” katanya.

Tokoh umat setempat, Pakde Pratolo menyatakan rasa bang­ganya atas antusiasme OMK mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan jadwal yang ketat dan disiplin. Meskipun terkesan santai dan banyak permainan, kegiatan ini mengandung banyak nilai positif yang bisa menambah wawasan keimanan, membangkitkan semangat dalam kehidupan menggereja. “Semoga yang didapatkan OMK dari kegiatan ini dapat diterapkan di stasinya masing-masing sehingga memotivasi umat terutama OMK yang belum mengikutinya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan karteker (pejabat sementara) Ketua Pemuda Katolik Komi­sariat Cabang Rokan Hilir Andreas Hutajulu, SH, MH. Menurut Andreas, kegiatan ini salah satu bentuk ajang pembinaan dan kaderisasi bagi orang muda. “Oleh sebab itu, jangan hanya berhenti di sini saja, melainkan terus berke­lanjutan agar iman OMK terus bertumbuh, berkembang, dan berbuah sesuai zamannya,” katanya.

Rensius Ambrosius Sinaga – peserta dari Stasi Tanah Putih merasakan kegiatan yang diikutinya ini mengandung banyak nilai positif bagi dirinya dan sesama OMK. Di sadarinya, karena minim pengetahuan dan pengalaman, OMK mem­butuh­kan pembinaan dan pendam­pingan para senior dan orang tua. Kegiatan ini lanjutnya, bisa membantu dalam pembentuk karakter, kemandirian, melatih cara berkomunikasi, membina kekompakan dan membangun persaudaraan dalam satu iman. “Harapan saya ke depan, usai camping rohani ini OMK benar-benar bangkit, semakin berani menampilkan diri, seperti harapan para senior dan pastor.” katanya.

Elfri Bantu Sinaga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.