PADANG – “Sosialisasi Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bertujuan agar warga masyarakat semakin memahami Empat Pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara! Kami, MPR, menggandeng berbagai komunitas, termasuk Himpunan Bersatu Teguh (HBT), untuk menyosialisasikannya ke tengah masyarakat. Tidak mungkinlah kami saja – hanya berjumlah 711 orang – tanpa melibatkan peran serta komunitas yang ada,” ucap H. Alirman Sori, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) MPR RI, Jumat (9/9).

Senator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat ini menambahkan, sosialisasi ini penting disampaikan agar segenap anak bangsa ini bersatu padu agar dapat menjadi bangsa yang sejajar dan setara dengan bangsa lainnya di dunia. “Sebagai anggota MPR RI, kami punya kewajiban menyampaikan/mensosialisasikan nilai-nilai Empat Pilar ini yang mesti dipahami segenap komponen bangsa. Ada penguatan konsep kebangsaan dan semangat nasionalisme terbangun, tertanam dalam diri segenap anak bangsa,” ujarnya.

Selain Alirman, juga tampil empat narasumber lain – yang tergabung sebagai Anggota Sosialisasi MPR RI – pada Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini. Materi Empat Pilar MPR RI yakni (1) Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara, (2) UUD Negara Republik Indonesia 1945 Sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR RI, (3) Negara Kesatuan Republik Indonesia Sebagai Bentuk Negara, (4) Bhineka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara. Materi tersebut disampaikan Fahira Idris (DPD), tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yakni Sofyan Tan (PDI Perjuangan), Hj. Himmatul Aliyah (Partai Gerindra), dan Siti Mukaromah (Partai PKB). Sosialisasi ini terselenggara berkat kerjasama MPR RI dengan komunitas Himpunan Bersatu Teguh (HBT). Selain diikuti anggota dan pengurus HBT dan Wanita HBT, peserta sosialisasi meruipakan utusan kelompok/perkumpulan/organisasi kemasyarakatan (Klenteng See Hin Kiong, Himpunan Tjinta Teman/HTT dan Wanita HTT, Perkumpulan Sosial Katolik dan Pemakaman Santu Yusuf Keuskupan Padang, sembilan perkumpulan keluarga/marga Tionghoa di Padang, PMKRI Cabang Padang, Wanita Katolik RI Provinsi Sumatera Barat, Orang Muda Katolik/OMK Paroki Katedral Padang), yayasan pendidikan (Prayoga Padang, Murni, DEK, Manjushri, Kalam Kudus), Yayasan Buddha Tzu Chi Padang, dan empat vihara di Kota Padang. (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.