SANTA MARIA PADANG – “Saya berharap anggota dan pengurus Wanita Katolik RI sungguh menjadikan doa dan karya dalam hidup organisasi ini, karena semua yang dilakukan merupakan bentuk komunikasi dan ungkapan iman. Bentuk kasih kepada Allah. Anggota dan pengurus Wanita Katolik RI menjadi berkat serta saluran rahmat Tuhan bagi sesama,” kata Pastor Paroki St. Maria Bunda Yesus Padang, P. Bernard Lie, Pr, Minggu (16/10).

Pastor paroki – sekaligus Penasihat Rohani Dewan Pengurus Cabang (DPC) Wanita Katolik RI Cabang Santa Maria Bunda Yesus Padang – juga mengajak umat, termasuk para pengurus cabang yang dilantik dapat merefleksikan doa sebagai sarana komunikasi dengan Tuhan. “Doa tidak hanya melulu berisi permohonan atau permintaan! Orang yang bersungguh-sungguh dalam doa akan mampu dan bisa berbuat sesuatu secara total bagi sesamanya. Orang yang berbuat baik adalah orang yang tekun berdoa. Para suami anggota dan pengurus Wanita Katolik RI diajak memberikan dukungan sepenuhnya,” ucapnya lagi.

Ketua Komisi Komunikasi Sosial/Komsos Keuskupan Padang ini mengingatkan tiga bentuk karya anggota Wanita Katolik RI; yakni di dalam keluarga (bertumbuh dalam iman dan menjadi keluarga yang berdoa), lingkup Gereja, dan lingkup masyarakat. “Semoga kepengurusan yang dilantik pada hari ini dapat merealisasikan rencana-rencana yang menjadi keputusan dalam Kongres Wanita Katolik RI!” ungkapnya lagi saat menyampaikan homili.

Pelantikan Pengurus Wanita Katolik RI Dewan Pengurus Cabang (DPC) Santa Maria Bunda Yesus Padang masa bakti 2022-2025 dipimpin Ketua Cabang, Martha Evi Gea. Sebelum pelantikan, Evi membacakan Surat Keputusan Nomor SKEP/001/DPC-SMBY/X/2022, tentang “Pengangkatan Dalam Jabatan Pengurus Wanita Katolik RI DPC Santa Maria Bunda Yesus Masa Bakti Tahun 2022-2025”. Usai pengucapan janji setia, berlangsung pemberkatan dan perecikan air suci kepada para pengurus cabang oleh Pastor Paroki, dilanjutkan penyerahan Salinan Surat Keputusan Ketua Cabang kepada setiap personil pengurus cabang. Selain disaksikan oleh umat pada misa kedua di gereja paroki setempat, pelantikan juga disaksikan perwakilan Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) lainnya di Kota Padang. Acara ramah-tamah dilangsungkan di Aula Paroki usai Misa Kudus, diisi dengan aneka sambutan dan sumbangan acara.

Dihubungi GEMA usai Perayaan Ekaristi dan foto bersama, Ketua Wanita Katolik RI DPC Santa Maria Padang, Martha Evi Gea berkata, “Puji syukur kepada Tuhan, karena dalam waktu relatif singkat, setelah Konferensi Cabang, berhasil disusun personil dan perangkat kepengurusan masa bakti 2022-2025. Walau sempat mengalami kesulitan, kami berusaha hingga akhirnya kepengurusan terbentuk lengkap dan mengonsultasikannya pada Penasihat Rohani. Pada hari ini (16/10) berlangsung pelantikan dan pemberkatan.”

Saat ditanya mengenai skala prioritas, Evi menyatakan tetap mengacu pada program nasional dengan tetap menyesuaikannya dengan situasi kondisi setempat. “Kami juga memperhatikan pembekalan yang maksimal bagi para pengurus meski sudah dilakukan pada awal berupa rekoleksi bersama di Aula Komsos (2/10). Tidak semua personil bisa hadir pada kesempatan tersebut. Kami ambil waktu untuk pembekalan lanjutan bagi pengurus cabang pada akhir tahun 2022. Tujuannya agar penugasan dan kerja yang diemban dapat terlaksana maksimal. Kami punya ‘Pekerjaan Rumah’ (PR) besar sebab salah satu ranting – yang bungsu – masih belum aktif apalagi letaknya masih di stasi yang berjarak jauh dari pusat paroki. Itu pekerjaan yang mesti kami kebut dalam waktu dekat ini!” tandasnya.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, sembari mengucapkan selamat atas momen pelantikan ini dan melaksanakan karya di ladang Tuhan, Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wanita Katolik RI Provinsi Sumatera Barat, Katarina, mengatakan, “DPD memberikan perhatian dan pendampingan pada cabang-cabangnya. Kami ajak DPC menyampaikan laporan tiga bulanan kepada DPD tentang program yang telah dilaksanakan dan rencana program yang akan dilakukan. Kami bisa memantau perjalanan kerja cabang-cabang. Kami juga melihat dan menilai program yang sejalan dengan hasil Kongres Wanita Katolik RI Tahun 2018. Mari kita jalani dan memajukan organisasi tercinta ini!”
Presidium II DPD Wanita Katolik RI Provinsi Sumatera Barat, Aida Gazali menyatakan kegembiraannya melihat personil DPC ini yang tampak kompak. “Semoga dalam perjalanan berkarya selanjutnya tetap berkelanjutan, apalagi mendapat dukungan penuh pastor paroki – sekaligus penasihat rohani. Saya tahu, pastor paroki merupakan sosok yang dibutuhkan dalam suatu organisasi Katolik, seba­gaimana halnya dengan Wanita Katolik RI. Dukungan pastor sungguh memberi semangat dan motivasi bagi anggota serta peng­urus,” tukas Aida. (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *