Daun gedi secara botani diklasifikasikan sebagai Abelmoschus manihot L, dalam keluarga Malvaceae atau Mallows. Daun gedi umumnya dikenal sebagai kembang sepatu, dapat dimakan karena menghasilkan bunga seperti kembang sepatu.

Daun Gedi adalah salah satu varietas yang banyak ditemukan di Indonesia dan Sulawesi.  Umumnya  masyarakat menggunakannya sebagai sayuran. Teksturnya berlendir saat dimasak, seperti okra. Daun gedi memiliki nutrisi yang tinggi.

Daun gedi mengandung protein, zat besi, kalsium, magnesium, mangan, kalium, asam amino, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan. Penelitian menunjukkan bahwa daun gedi juga memiliki efek analgesik, anti-inflamasi, dan anti-kejang.

Daun Gedi tumbuh di daerah tropis. Daun ini secara genetik beragam, dan ada sekitar 70 varietas yang tercatat di Papua Nugini dan ditemukan tumbuh di Indonesia, Sri Lanka, Cina, Asia Tenggara, Papua Nugini, Vanuatu, Fiji, Australia utara, dan Cina.

Daun gedi paling sering digunakan di Papua Nugini, Indonesia, dan Kepulauan Pasifik Selatan. Asal usul tanaman gedi tidak jelas. Namun, diperkirakan mereka pertama kali tumbuh di wilayah New Guinea, menyebar ke bagian lain Pasifik dan kemudian ke bagian lain dunia melalui migrasi.

Berikut beberapa manfaat daun gedi bagi kesehatan tubuh:

  1. Turunkan Kolesterol

Daun gedi mengandung senyawa flavonoid dan steroid yang dikaitkan dengan kemampuan penurunan kolesterol. Penelitian tahun 2018 yang dilakukan pada tikus, ekstrak daun gedi memiliki efek hipolipidemik pada senyawa flavonoid dan steroid. Hasil yang didapat pada penelitian tersebut adalah, adanya penurunan kolesterol sebanyak 86,45% untuk senyawa flavonoid pada tikus percobaan.

Untuk senyawa steroid, tikus percobaan mengalami penurunan kolesterol sebanyak 72,53%. Meski demikian, penelitian pada manusia dibutuhkan untuk membuktikan khasiat daun gedi dalam hal menurunkan kolesterol.

  1. Miliki Kandungan Antioksidan

Berdasarkan studi, ekstrak etanol pada daun gedi memiliki senyawa antioksidan yang potensial. Senyawa antioksidan ini dapat menangkal radikal bebas secara efektif. Senyawa antioksidan dalam konsentrasi tertentu pada daun gedi juga memiliki potensi sebagai hepatoprotektor, yaitu istilah medis untuk zat yang dapat melindungi kesehatan liver.

  1. Melancarkan Haid

Air rebusan daun gedi memiliki sifat emenagogue atau sifat yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah. Bagi wanita yang saat menstruasi tidak lancar, disarankan mengonsumsi daun gedi. Begitu pula dengan para ibu yang dalam masa nifas, direkomendasikan mengonsumsi air rebusan daun gedi agar darah kotor keluar dari tubuh. Meski demikian, dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai klaim ini.

  1. Sembuhkan Luka Bakar

Daun gedi yang ditumbuk halus dapat digunakan (pembungkus) untuk membantu proses penyembuhan luka bakar. Cara tradisional ini dipercaya masyarakat Indonesia sebagai alternatif untuk mempercepat penyembuhan dan menyamarkan bekas luka bakar. Akan tetapi, daun ini jangan gunakan pada luka yang basah dan terbuka. Pastikan bahwa luka sudah mengering terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

  1. Tingkatkan Kepadatan Tulang

Daun gedi memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi daun gedi secara rutin mampu menjaga kepadatan tulang, memperkuat tulang, menghambat pengeroposan tulang, sekaligus mencegah osteoporosis. Namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menunjang klaim ini.

  1. Tingkatkan Fungsi Ginjal

Ekstrak daun gedi juga berkhasiat untuk meningkatkan fungsi ginjal, khususnya pada penderita penyakit ginjal yang disebabkan oleh diabetes (nefropati diabetik). Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan perbaikan sel ginjal pada pasien cedera ginjal setelah pemberian ekstrak daun gedi selama sekitar 6 bulan.

  1. Atasi Masalah Pencernaan

Daun gedi dan bagian lain dari pohon gedi banyak digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan. Masyarakat Sulawesi Utara menggunakan air rebusan daun gedi untuk mengatasi maag secara alami. Tanaman ini dipercaya memiliki senyawa yang meredakan kenaikan refluks asam. Orang juga banyak yang menggunakan biji gedi untuk mengatasi sakit perut, perut kembung, mual, dan muntah. Manfaat daun gedi yang satu ini belum didukung oleh penelitian medis.

  1. Redakan Nyeri

Daun gedi sering digunakan sebagai pereda nyeri alami. Khasiat ini diduga berasal dari kandungan senyawa bioaktif di dalamnya yang memiliki efek antinyeri (analgesik). Jus atau air rebusan daun gedi juga telah banyak dimanfaatkan sebagai obat alternatif untuk membantu mengatasi nyeri, terutama nyeri akibat keseleo. (ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *