Keluarga Besar Komisi Komunikasi Sosial/Komsos Keuskupan Padang mengadakan Rekreasi Rohani (Rere), sekaligus perpisahan dengan Windi Subanto – yang memasuki masa pensiun. Rere berlangsung pada Rabu (30/11) pada tiga tempat berbeda.

Kunjungan perdana ke gereja Paroki St. Petrus Apostolos Padangpanjang. Di tempat ini berlangsung Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan Ketua Komisi Komsos, P. Bernard Lie, Pr. Bertepatan dengan perayaan Santo Andreas Rasul pada hari tersebut, P. Bernard menyatakan, “Kita telah menjawab dan merespon ajakan Yesus saat berkata ‘Mari, ikutilah Aku’, melalui pembaptisan. Marilah kita mencontoh semangat para murid Yesus dalam menanggapi panggilan dengan segera, tidak menunda dan berpikir panjang, menuruti kehendak Tuhan.”

Masih dalam homilinya, P. Bernard melanjutkan, “Tuhan memanggil kita untuk menikmati keselamatan, terutama keselamatan semua orang. Tuhan juga memanggil kita dengan cara yang sama, sesuai dengan profesi masing-masing. Sebagai murid Yesus, kita seharusnya mendengarkan panggilanNya dalam mewartakan cinta kasih Allah kepada semua orang, dalam perkataan dan perbuatan. Bukan hanya sekedar teori belaka.”

Rombongan beranjak meninggalkan Padangpanjang menuju tempat terindah di dunia, yakni Nagari Pariangan yang juga dikenal Nagari Tuo Batusangkar. Di tempat ini, rombongan menikmati hidangan gorengan dan teh kawa daun – minuman khas daerah tersebut. Perjalanan rombongan berlanjut menuju Ustano Pagaruyung. Sejumlah aktivitas dilakukan di tempat ini sebelum akhirnya menuju sebuah rumah makan di Sungai Tarab. Usai santap siang bersama, perjalanan berlanjut ke Ngarai Sianok dan Jam Gadang Bukittinggi.

Pada salah satu tempat yang terletak di pinggiran sungai dasar Ngarai Sianok, berlangsung acara ‘pelepasan’ – penanda berakhirnya masa bakti – Windi Subanto dari Komisi Komsos Keuskupan Padang. Di kesempatan ini, salah satu insan senior Komsos, MV Loanti berharap, “Masa purna bakti tidak memutus relasi yang telah terjalin selama ini dan persaudaraan tetap berlanjut terus. Jangan sungkan bertandang ke kantor Komsos.”

Pada bagian kesan dan pesan, Windi Subanto menyampaikan terima kasih telah menyelesaikan pengabdian selama tiga puluh tahun di Komsos. Banyak suka duka telah dilalui. “Saya berpesan agar insan Komsos yang masih aktif bekerja dengan menggunakan hati nurani, sepenuh hati. Maka, pekerjaan terasa mudah. Saya minta maaf kepada semua rekan kerja atas kekhilafan yang mungkin menyakiti perasaan dan hati,” ungkapnya.

Di bagian akhir acara ‘perpisahan’ tersebut, Ketua Komisi Komsos Keuskupan Padang, P. Bernard mengamini ujar Windi dan minta insan Komsos bekerja dengan hati. Sembari mengenang masa silam, P. Bernad mengungkap tidak pernah menyangka ditunjuk Bapa Uskup Mgr. Martinus D. Situmorang, OFMCap. (alm) sebagai Ketua Komisi Komsos Keuskupan Padang pada Februari 2018. “Sebelumnya, saya sebagai Direktur Diosesan Karya Kepausan Indonesia (Dirdios KKI) Keuskupan Padang. Saya sering berdiskusi dengan Pak Windi untuk penyesuaian lingkungan baru. Saya menyadari banyak kekurangan diri namun belajar terus hingga menjadi Komsos kini. Bahkan, saat pertama kali mengikuti pertemuan Signis, Komsos Padang mendapatkan peringatan (warning) karena dipertanyakan karya-karyanya. Momen itu menjadi motivasi terus mengembangkan Komsos Padang. Semangat positif ini hendaknya bisa diteladani setiap karyawan. (Beni)/hrd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *