Bersempena/bersamaan Hari Pengenangan Arwah Orang Beriman (2 November), berlangsung Misa Arwah di Pemakaman Taman Santu Yusuf Palas, Pekanbaru, Sabtu (5/11). Misa Arwah digawangi pengurus Perkumpulan Sosial Katolik dan Pemakaman (PSKP) Santu Yusuf gabungan dua paroki, Paroki St. Maria A Fatima Pekanbaru dan Paroki St. Paulus Pekanbaru.

Misa Arwah dipersembahkan oleh P. Emilius Sakoikoi, Pr. Hadir pada kesempatan ini sejumlah umat dua paroki di Pekanbaru. Dalam homilinya, P. Emil menyampaikan, “Kehadiran umat dalam Misa Arwah sangat penting, karena secara bersama mendoakan agar jiwa-jiwa dalam Api Penyucian dapat segera diampuni dan masuk ke Sorga. Berbahagia dalam Sorga. Selain itu, lewat Misa Arwah, dapat menyadarkan dan mengingatkan kita kematian merupakan kodrat manusia yang tidak dapat dihindari. Kita yang masih hidup di dunia fana ini hanya menunggu giliran saja untuk kembali pulang dipanggil ke Rumah Bapa.”

Karena kesadaran kematian sebagai kodrat makhluk hidup, sambung P. Emil, kita mesti menyiapkan diri sebaik mungkin. “Agar selalu siap kapan pun dipanggil Tuhan!” tandasnya lagi.

Dalam satu perbincangan dengan salah satu anggota PSKP Santu Yusuf, Rita Endang, terungkap ajakan umat Katolik mendaftarkan diri sebagai anggota. Lima anggota keluarganya dimakamkan di Taman Santu Yusuf Palas ini. Rita mengungkap kegembiraan atas besarnya perhatian kepada orang yang telah meninggal dunia. “Pun, makam-makam selalu diberkati Pastor, perawatan makam pun sangat baik,” ungkap Rita. (Nina Suprapto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *