BAGAN BATU – Untuk pertama kalinya, para lansia Paroki Santa Maria Ratu Rosario bertemu, 31 Oktober 2022. Pertemuan ini diharapkan diikuti semua stasi yang ada lansia, namun tidak semua stasi mengirimkan utusan.   Selain faktor jauhnya jarak, juga ada stasi yang belum memiliki warga lansia. Pertemuan di gereja pusat paroki ini diawali dengan Misa.

Para lansia yang hadir terlihat semangat dan gembira. Satu jam sebelum Misa dimulai, para lansia sudah dengan setia menunggu di depan gereja. Canda tawa di antara mereka mewarnai pertemuan itu sehingga melahirkan sukacita. Salah satu lansia Pratolo mengatakan bahwa dengan pertemuan ini, para lansia merasa dihargai dan mereka merasa berharga. Menurut Pratolo, sesuai dengan umurnya secara psikologis kadang orangtua berpikir sudah merasa tidak berguna lagi. Dengan pertemuan ini para lansia bisa saling berbagi. Para lansia tetap dibutuhkan saran ataupun nasihatnya. Karena melalui lansia awal dari masuk dan berkembangnya  Gereja di wilayah Baganbatu. “Mereka ini rata-rata pioner paroki ini. Inisiatif Seksi Keluarga dan pastor paroki yang mendukungnya pantas diapresiasi.” katanya.   

Usai Misa, dilanjutkan pemberian kado dari anak cucu para lansia sendiri. Gereja juga memberikan tanda cinta kasih yang disimbolkan dengan pemberian kado. Koordinator Seksi Keluarga DPP Caritas mengatakan bahwa pihaknya sangat bahagia dan bersukacita melihat para orang tua yang antusias dalam mengikuti kegiatan itu. Kegiatan ini lanjutnya, tentulah tidak sebanding dengan pengorbanan para lansia yang telah berjuang untuk merintis berdirinya dan berkembangnya Gereja Baganbatu. Caritas berharap kegiatan ini berkelanjutan dengan variasi kegiatan yang lebih bermakna.

Pastor Paroki Rm.Il Da Gomez, Pr.  menambahkan bahwa kegiatan ini  ada nilai-nilai yang menambah kekuatan bagi para lansia. Para orang tua merasa disapa dan diteguhkan, tidak merasa sendirian dan kesepian. “Melalui kegiatan ini, para lansia memperoleh kebahagiaan, sukacita dan menanamkan nilai-nilai iman dalam dirinya dan mengajarkannya kepada anak cucunya.” katanya. (Elfri Bantu Sinaga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *