Sejak kelas IX SMP, Yosafat Fajar Sonika (20) telah bergabung dalam wadah Orang Muda Katolik/OMK Paroki Santa Maria Bunda Yesus Padang. Saat itu, alumni SMK Nusatama Padang (2020) ini melihat abang dan kakaknya sedang duduk dan nongkrong bercerita serta tertawa bersama. Mereka terlihat bahagia menikmati persahabatan melalui OMK. Fajar mulai penasaran kegiatan OMK, Ia pun mulai tertarik.

Sulung tiga bersaudara dari pasangan Yuson Zebua dan Feronica Sumarni ini termotivasi jadi Ketua OMK karena  mendapat kepercayaan pastor dan rekan OMK. “Akhir Juli 2022, saya, teman OMK, dan pastor terlibat dalam rapat kecil mengevaluasi kegiatan Sekami Paroki. Saat itu kepengurusan OMK lowong, maka pada pertemuan tersebut dilangsungkan pemilihan. Nama saya mendapat suara terbanyak dalam pemungutan suara (voting) tersebut,” ucapnya.

Kegiatan pertama Fajar yakni menye­leng­garakan HUT RI 17 Agustus 2022 dan berlanjut sebagai Panitia Natal 2022. Karyawan salah satu perusahaan swasta ini mengatakan, “Tantangan paling berat adalah mengumpulkan dan mengajak rekan OMK bergabung kembali dan berperan aktif dalam kegiatan paroki. Tujuannya untuk menyatukan OMK separoki agar saling mengenal serta aktif mengereja. Kalau bukan kita, siapa yang melayani?! Kepengurusan OMK punya visi yaitu berkembangnya OMK yang mewujudkan iman kepada Yesus Kristus, dan mampu membangun rasa persaudaraan sejati dan terlibat dalam pelayanan kasih di tengah masyarakat dalam lingkungan gereja.”

Fajar mendorong rekan muda tidak takut berkata “Ya” pada panggilan Tuhan untuk menemukan suka cita dalam diri orang muda. “Teruslah memberikan diri, waktu, pikiran, dan hati yang tulus dalam kerja di ladang Tuhan! Jangan percaya bahwa setiap perjuangan di bumi ini sia-sia! Setiap orang pasti akan ‘berbunga mekar’. Ayo kita terapkan moto ‘non multa sed multum’ (bukan seberapa banyaknya tetapi kualitasnya),” ucapnya mengakhiri. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *