Senang dan bangga bisa terlibat dalam kegiatan Orang Muda menjadi kesan Anastasia Nonita Handini, S. Pd. (24) saat terlibat dalam pengantaran Salib Pra Indonesian Youth Day (IYD) III Palembang 2023 ke Paroki St. Fransiskus Assisi Padangbaru bersama teman-teman OMK Paroki Keluarga Kudus Pasaman. Noni, sapaan akrabnya, merasakan kegiatan ini merupakan momen memersatukan orang muda Katolik berbagai daerah. Orang muda bisa saling mendukung guna meneruskan karya keselamatan Allah.

Bungsu tiga bersaudara dari pasangan Genesius Suparman dan Lusia Juwariah ini berdomisili di Stasi Yohanes Pembaptis Ophir Pasaman Barat. Sebagai pengurus OMK, bendahara, Noni tertantang saat mengajak teman yang tidak pernah terlibat OMK di waktu silam. Selain itu, menjadi pengalaman tersendiri baginya menyatukan perbedaan pendapat tiap warga OMK. “Merupakan tantangan tersendiri sebagai bendahara, apalagi berkaitan dengan keuangan. Saya khawatir bila ada selisih dalam pembukuan keuangan,” kata Noni.

Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Terbuka (PGSD UT) ini bercerita bahwa dirinya sempat menjadi misdinar dan mulai aktif di OMK lima tahun silam, saat acara live-in di paroki. Noni juga terlibat sebagai lektor pada Perayaan Ekaristi. Dirinya sempat pasif selama dua tahun karena ingin menyelesaikan perkuliahan. Usai wisuda, ia tidak lagi diajak teman untuk terlibat aktif dalam OMK. “Mulai aktif di OMK berawal ajakan teman karena dapat menambah teman baru. Usai wisuda, saya berinisiatif kembali terlibat,” ucapnya. Kini, hari-hari Noni sebagai pengawas perpustakaan SD Budi Setia Ophir, Pasaman Barat. Ia belum bisa mengajar di depan peserta didik karena belum mempunyai Pendidikan Profesi Guru (PPG), sesuatu yang masih menjadi cita-citanya. (bud) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *