“Saya berharap Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Maria Assumpta Sikakap maupun OMK Paroki St. Yosep Sioban dapat meneladani Bunda Maria. Sikap keteladanan yang setia pada Tuhan. OMK pun setia dalam pelayanan, dalam Gereja, setia sebagai pengikut Yesus Kristus,” ucap Pastor Rekan Paroki Sikakap, P. Wolfram Ignatius Nadeak, Pr, Minggu (12/3), di Aula Paroki Sikakap.

Sambutan tersebut disampaikan dalam perpisahan rombongan OMK Sioban (18 orang) dan OMK Sikakap (80 orang). Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Pastor Rekan Paroki Sioban, P. Yohanes Ananto Hadi Setiawan, O.Carm. berharap lewat perjumpaan bersama dan dalam aktivitasnya, OMK tidak lagi mengalami kevakuman sebagaimana terjadi pada waktu sebelumnya – diperparah lagi dengan Pandemi Covid-19. “Semoga lewat kegiatan bersama yang berlangsung selama dua hari ini (11-12/3), Kirab Salib Pra-IYD III Palembang 2023, dapat mengajak warga OMK lebih aktif lagi di waktu mendatang,” katanya.

Perjumpaan OMK dua paroki ini berlangsung pada hari Sabtu (11/3). OMK Paroki Sioban ‘mengantar’ Salib Indonesia Youth Day (IYD) III Palembang 2023 ke Paroki Sikakap. Rombongan Sioban, terdiri 18 warga OMK dan satu imam pendamping, tiba di dermaga Pastoran Sikakap. Rombongan diterima rombongan Sikakap (terdiri 80 warga OMK dan dua imam). Dengan speedboat, rombongan Sioban menyeberangi Selat Sipora, dari Sipora Selatan menuju Pulau Pagai Utara, tiba sekitar pukul empat sore.

Setelah upacara penyambutan dan rehat sejenak, dua rombongan mengikuti Misa Kudus di Gereja Paroki Sikakap. Selanjutnya, Salib Pra-IYD ‘ditempatkan’ di dalam gereja ini beberapa hari, sebelum akhirnya ‘dikirabkan’ menuju tempat lain.  Usai Misa Kudus dan santap malam, berlangsung kegiatan bersama. Dua OMK Paroki terlibat dalam acara gerak dan lagu – termasuk Mars OMK dan theme song IYD. Kesempatan ini juga digunakan untuk berbagi (sharing) pengalaman iman. Semua rangkaian acara kebersamaan berlangsung di Aula Paroki Sikakap.

Hari kedua kebersamaan, Minggu (12/3) pagi, dua rombongan OMK bersama umat paroki mengikuti Perayaan Ekaristi di gereja setempat. Misa Kudus dipersembahkan tiga imam (Parokus Sikakap – P. Wilhelmus Paskalis Tuke Wolor, P. Wolfram, dan P. Setiawan). Setelah misa, rombongan dua OMK ini melanjutkan kegiatannya di aula paroki. Peserta masuk dalam kelompok-kelompok untuk sharing iman, dilanjutkan kegiatan gerak dan lagu, sambutan Ketua OMK Sioban dan Ketua OMK Sikakap. Usai makan siang bersama, rombongan OMK Sioban pamit untuk pulang, kembali ke asal.  

Dari informasi yang diterima dari salah satu OMK Sikakap, Dian Michael Nogara Marpaung, “Setelah Salib Pra-IYD III diterima dan ‘menginap’ beberapa hari di Paroki Sikakap, belum ada kegiatan apa pun, sembari menunggu kepulangan pastor dari pertemuan Kevikepan Mentawai di Paroki Stella Maris Betaet-Siberut Barat, 11-16 Maret  2023. Memang ada rencana penyelenggaraan Novena selama dua belas hari, diperkirakan mulai tanggal 17 Maret 2023. Untuk sementarawa waktu, Salib Pra-IYD tidak dibawa ke stasi-stasi, sebagaimana layaknya di paroki lain, karena situasi kondisi di lapangan sulit dilakukan/dilaksanakan. Usai Novena, Salib Pra-IYD dibawa ke Padang pada akhir Maret atau awal April 2023.” (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *