Saya memaknai Paskah, kebangkitan Yesus Kristus,  sebagai motivasi untuk lebih bersemangat dalam pelayanan. Makna ini saya rasakan tatkala umat memercayai saya sebagai Ketua Stasi St. Fransiskus Xaverius Selatpanjang. Saya berasal dari Protestan, resmi jadi Katolik pada tahun 2010. November 2011, saya menerima Sakramen Krisma dari Mgr. Martinus D. Situmorang (alm.). Semangat kebangkitan Yesus sangat memotivasi saya lebih melayani. Pelayanan merupakan ‘salib’ yang saya pikul dan bersama Kristus, pelayanan tidak lagi terasa berat.  

Ada perbedaan saya lalui saat sebelum dan setelah menjadi Katolik. Saat Katolik, kita awali masa Prapaskah dengan Rabu Abu dan setelah itu Pekan Suci – dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah. Beda dengan sebelumnya. Saat menjalani Prapaskah, saya merasa lebih dapat memaknai kebangkitan Yesus. Selain itu, juga ada ibadat Jalan Salib untuk mengenang sengsara dan wafat Tuhan Yesus Kristus. Saya merasa lebih menghayati pengorbanan Kristus bagi umat manusia. Sungguh suatu keteladanan bagi saya dan jemaat Kristiani.

Selain aktivitas peribadatan selama Pekan Suci, saat Paskah, biasanya umat di Selatpanjang mengadakan kegiatan makan bersama dan acara hiburan. Saya mengajak umat berkumpul bersama merayakan momen sukacita ini. Momen perjumpaan bersama umat ini menjadi penting sebagai sarana penguatan. Dalam suatu kawanan ada “domba” yang  tersesat. Penyebabnya bisa saja karena pasangan hidup dan sebagainya. Remaja dan OMK stasi juga dilibatkan aneka kegiatan di gereja, sebagai cara merangkul dan menguatkan orang muda agar setia pada imannya.  

Kalau dipikirkan dan direnungkan kembali, Yesus yang sengsara, menderita – karena dosa manusia – menjadi teladan bagi saya. Sungguh menyedihkan bila mendapati umat sulit diajak terlibat sebagai petugas liturgi. Saya refleksikan, “baru segini salib yang saya pikul, koq saya sudah menyerah!”  Begitupun dengan kebangkitan Kristus, mestinya juga dapat membangkitkan diri dan hidup kita agar semakin berkarya di dalam gereja dan masyarakat.  

Agustinus Erich Reynaldo Siahaan
Ketua Stasi St. Fransiskus Xaverius Selatpanjang Riau periode 2023-2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *