40 Tahun Seminari Tinggi Santo Petrus

“Kalau semakin banyak orang yang tidak jujur, kita harus semakin jujur. Kalau semakin banyak orang melanggar aturan, kita harus semakin tertib. Semakin banyak orang yang hidupnya ngawur dan salah, kita harus semakin hidup benar, setia dan saleh.” tutur Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono dalam khotbahnya pada Perayaan Ekaristi pesta 40 tahun Seminari Tinggi St. Petrus (STSP) Sinaksak, Rabu (15/2).

Perayaan Ekaristi diawali tarian Simalungun oleh para frater di hadapan barisan perarakan para petugas liturgi. Perayaan Ekaristi dipimpin Mgr. Yuwono dengan konselebran Mgr. Kornelius Sipayung, Mgr. Fransiskus Tuaman S. Sinaga, Mgr. Adrianus Sunarko, Mgr. Vincentius (uskup terpilih Tanjungkarang), serta sekitar 100 imam diosesan dari seluruh Sumatera. Tampak hadir beberapa imam religius dari Ordo Carmel, OFM Capuccin, OFM Conventual, Claretian, dan MEP. Terlihat para biarawan-biarawati dari Pematangsiantar dan sekitarnya, perwakilan ordo-kongregasi/tarekat, serta umat dari beberapa kota. Misa Kudus ini dianimasi para frater STSP dan Suster Novis FCJM Komunitas Grecio-Sinaksak.

Perayaan ulang tahun ke-40 STSP dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, DPRD, camat, dan lurah setempat, beserta tamu undangan lainnya. Perayaan dimeriahkan beberapa atraksi frater Tahun Orientasi Rohani (TOR), frater STSP, frater OFM. Cap- Alverna, para seminaris Seminari Menengah KAM Christus Sacerdos, serta Suster Novis FCJM. Pada kesempatan ini diadakan peluncuran buku “Pedoman Pembinaan Calon Imam Diosesan (PPCID) Regio Sumatera” edisi revisi. Peresmian secara simbolis oleh Uskup Harun. Buku PPCID yang baru diserahkan kepada RD Guido Suprapto, disaksikan para uskup, dan Ketua Panitia RD Irfan Tarigan. Perayaan ulang tahun ke-40 ini juga secara simbolis dengan pelepasan balon berlogo seminari sesaat setelah launching PPCID. Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan Tari Maena dan Ja’I bersama.

Kemeriahan ulang tahun berlanjut lewat temu para imam diosesan dengan para frater pada malam keakraban. Usai makan malam bersama, seremoni berupa kesan-pesan dan penampilan alumni STSP yang kini menjadi imam di keuskupan masing- masing. Tidak ketinggalan hiburan/dagelan Uskup Yuwono dan RD Manggo dengan kelucuan mereka. Mgr. Harun Yuwono dan RD Manggo merupakan salah satu angkatan tertua di STSP. Malam keakraban diakhiri pengumuman para pemenang pertandingan olah raga dan rekreasi STSP satu tahun terakhir.  

Sebenarnya, pesta puncak diadakan pada Pesta Takhta Santo Petrus (22/2). Namun, tahun 2023 dirayakan lebih awal, sebab pada tanggal 22 Februari bertepatan Rabu Abu. Rangkaian acara telah dimulai setahun sebelumnya. Rangkaian kegiatan diisi pihak seminari dengan berbagai event bulanan bersifat intern dan ekstern seminari.  Seminari tinggi ini berdiri pada tahun 1982 sebagai tempat pembinaan bagi calon imam diosesan (projo) Gereja Regio Sumatera – terdiri dari enam keuskupan dalam dua Provinsi Gerejawi. Provinsi Gerejawi Medan terdiri Keuskupan Agung Medan (KAM), Keuskupan Sibolga, dan Keuskupan Padang. Provinsi Gerejawi Palembang terdiri dari Keuskupan Agung Palembang (KaPal), Keuskupan Pangkalpinang, dan Keuskupan Tanjungkarang. Semua calon imam melalui proses formatio di tempat ini dan diutus ke keuskupan masing- masing.

Pesta Puncak telah dimulai satu hari sebelum Perayaan Ekaristi (14/2) sore. Pesta dimulai dengan Perayaan Ekaristi Pelantikan Lektor Akolit bagi 47 frater tingkat III. Perayaan Ekaristi dipimpin Uskup Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM. Empat frater di antaranya (Fr. Amselmus Banjarnahor, Fr. Samuel M. Simamora, Fr. Gilbert Hutapea, Fr. Yohan Saragih) berasal dari keuskupan Padang. Dalam homili, Uskup Sunarko berharap para lektor-akolit terlantik bersedia menerima tugas pelayanan dan tanggungjawab. Pelantikan lektor-akolit dihadiri juga Mgr. Yohanes Harun Juwono, sejumlah imam dari berbagai keuskupan. Usai pelantikan berlangsung ramah-tamah dan makan malam bersama di lapangan Gedung Serbaguna STSP.

Satu tahun sebelum puncak perayaan ulang tahun, berlangsung aneka kegiatan, antara lain seminar dan talkshow. Selain itu juga berlangsung penambahan sarana dan prasarana berupa gedung unit baru guna menanggulangi jumlah frater yang semakin banyak. Pembukaan rangkaian peringatan 40 Tahun STSP dibuka resmi rangkaian aktivitas. Sarana yang ditambah berupa Kapel dan Aula Santo Yosef yang diresmikan pada 28 Januari 2023. Semenjak pertengahan 2022, telah diadakan talkshow bersama para alumni STSP dari berbagai keuskupan se-Regio Sumatera, umat dan tokoh umat Katolik, para provinsial/kustos/pimpinan rumah Biarawan-biarawati yang berdampingan dengan imam diosesan, UNINDO-Unio Indonesia, tokoh masyarakat, dan aparatur negara. Talkshow yang dilaksanakan dalam beberapa sesi itu memberikan kesimpulan- kesimpulan menarik dan mendukung pembinaan calon imam diosesan.

Kegiatan lain berupa pertandingan Pesta Takhta Santo Petrus (PTSP) cabang olah raga dan rekreasi. Kegiatan ini diikuti frater perwakilan tiap tingkatan. Pertandingan dimulai 4 Oktober 2022. Seluruh perlombaan merupakan partisipasi para frater memeriahkan kegiatan tahunan PTSP. Namun, kali ini lebih spesial bertepatan Pesta 40 Tahun STSP. Sebelum kegiatan puncak diadakan pembicaraan para staf bina Seminari dengan keuskupan–keuskupan untuk memperbaharui buku “Pedoman Pembinaan Calon Imam Diosesan Regio Sumatera (PPCID)”. Buku PPCID juga diluncurkan pada pesta puncak PTSP tahun ini. (Fr. Yobel Zalukhu)/disarikan oleh hrd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *