Rudi Ridwan Khomar (52) merasa bahagia saat melaksanakan tugas pelayanan apalagi mendapat dukungan umat. Rudy mengaku belum bisa memenuhi banyak harapan umat Stasi Sawahlunto Paroki St. Barbara Sawahlunto.  Sekretaris LP3KD Kota Sawahlunto (2019-2024) ini mengatakan,  “Dalam pelayanan, ada suka duka, pahit manis dialami dan dijalani. Saya berusaha maksimal melaksanakan tanggung jawab tersebut.”

Suami Ivani Oktavia (49) ini dipercaya sebagai Koordinator Wilayah 1 Paroki Sawahlunto (2010-2025). Sudah lima periode dirinya menjadi Sekretaris Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki St. Barbara Sawahlunto, sejak kepemimpinan P. Philip Rusihan Sakti, Pr. sebagai Pastor Paroki. Di masa itu, P. Philip banyak mengajak umat ambil bagian dalam pelayanan paroki. Hal ini menggerakkan hati Rudy terlibat dalam pelayanan Gereja.  Wakil Ketua/Sekretaris Stasi Sawahlunto (2006-2019) ini mengaku tidak mudah melaksanakan tanggung jawab dalam pelayanan. “Secara umum, tantangan yang dihadapi dalam pelayanan gereja: mesti siap sedia bersama kala berkunjung ke berbagai stasi, apalagi yang jauh jaraknya.

Selain itu, sebagai sekretaris, ayah tiga anak ini mengaku dirinya mengalami kesulitan kala persiapan untuk proses pendataan dari belum digital ke era digital. “Tantangan tersendiri bagi saya terjun ke ‘dunia IT’ (information and technology). Saya mesti bisa cepat beradaptasi. ‘Kalau orang lain bisa, mengapa saya’ tidak menjadi kalimat motivasi. Hal ini diatasi dengan mengadakan kegiatan kursus tata kelola kesekretariatan di stasi-stasi yang ada. Saat ini, kami sudah melakukan kerja sama dengan Komisi Kateketik Keuskupan Padang,” ungkapnya.

Wiraswastawan bidang perdagangan sembako ini mengenal umat dari berbagai stasi di lingkungan Paroki St. Barbara Sawahlunto – mencakup dua kota dan tiga kabupaten. Ketua Stasi Pusat Sawahlunto (2012-2019) ini berharap semakin banyak umat terlibat dalam pelayanan Gereja.  (and)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *