Umat Paroki St. Barbara Sawahlunto bersukacita mengikuti Misa Perdana yang dipersembahkan P. Jhon Mezer Manullang, Pr. di gereja paroki, Minggu (30/4) pagi. Sebelum Perayaan Ekaristi berlangsung upacara penyambutan berupa pengalungan ulos kepada P. Jhon oleh perwakilan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Rudy Khomar. Ikut hadir pada kesempatan ini Pastor Paroki (P. Fransiskus Aliandu, Pr.) dan P. Maximus Kosat, Pr. Penampilan tarian adat Batak mengiringi perarakan menuju gereja.

Dalam homili, P. Jhon mengatakan, “Kita bersyukur kepada Tuhan karena di dalam Gereja-Nya, Yesus telah memilih dua belas rasul untuk mewartakan ajaran-Nya.  Apa dasar kita menjadi pengikut Yesus? Roh Kudus dijanjikan kepada semua yang dipanggil Allah, yang menjadi bagian dari Gereja. Kristus memanggil semua orang yang menjadi bagian Gereja. Siapa yang menjadi bagian dari Gereja? Kita yang telah dibabtis. Karena baptisan itulah yang mengharuskan kita menjadi pengikut Kristus yang sejati. Diharapkan, orang yang telah dibaptis menjadi ‘manusia-manusia baru’ yang sesuai dengan harapan Allah.”

Acara ramah-tamah berlangsung seusai Perayaan Ekaristi Perdana, ditandai pemberian ulos kepada P. Jhon dan P. Maxi – yang belum lama ini menjalankan tugas sebagai Pastor Rekan di Paroki Sawalunto. Di kesempatan ini, Ketua Panitia Pelaksana, J. Simanjuntak, mengatakan, “Saya mewakili seluruh umat Paroki St. Barbara bangga atas ditahbiskannya Pastor  Jhon sebagai imam! Saat masih frater, Pastor Jhon yang pertama kali menjalankan Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Sawahlunto. Hal itu sungguh membahagiakan kami. Semoga Pastor Jhon menjadi gembala yang baik dan menjadi panutan umat di mana pun bertugas.”

Pastor Paroki St. Barbara, P. Fransiskus Aliandu,Pr. pun merasa senang dengan perayaan Misa Perdana Pastor Jhon ini. “Hari ini adalah hari kegembiraan bagi kita, karena Pastor Jhon bisa hadir memimpin Misa Perdananya di Paroki Sawahlunto. Kita umat paroki yang sederhana ini ibarat air yang menyirami panggilan Pastor Jhon menjadi imam. Tumbuh di seminari serta berkembang di paroki ini menjadi suatu kebanggaan bagi kita. Semoga konsisten dan tetap setia dalam menjalankan panggilannya,” ucapnya bersemangat.

Dihubungi terpisah, Pastor Jhon mengakui Misa Perdana berlangsung cukup meriah. “Saya merasa bahagia karena bisa kembali hadir di sini bersama umat. Pada tahun 2019, semasa Pastor Frelly Pasaribu sebagai pastor paroki, saya menjalani masa Tahun Orientasi Pastoral (TOP).  Suasana sekarang, jelas berbeda, lewat Perayaan Ekaristi. Semoga perasaan ini menjadi perasaan yang juga dirasakan umat untuk tetap semangat. Semoga di paroki ini ada yang menemukan panggilannya menjadi seorang imam. Momen Misa Perdana ini sederhana namun berkesan bagi saya pribadi,” ungkapnya kepada Gema.

Ternyata, tidak hanya umat Paroki Sawahlunto saja hadir pada Misa Perdana ini.  Salah satu umat Paroki St. Maria Assumpta Kayuaro Kerinci yang ikut hadir,  Phaskahlis Amtaoky Sembiring, berujar, “Saya bangga pada Pastor Jhon! Selamat dan sukses untuk Pastor dalam menjalankan tugasnya. Terimakasih kepada Paroki St. Barbara yang mengundang kami ikut serta dalam Perayaan Ekaristi perdana Pastor Jhon ini.” Ucapnya. (and)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *