PADANG – Hari Minggu (14/5) menjadi peristiwa spesial, karena PSKP Santu Yusuf Cabang St. Fransiskus Assisi Padang telah berusia 22 tahun. Perkumpulan ini ada sejak 13 April 2001. Pada ulang tahun ini diangkat tema “Mari Kita Tingkatkan Saling Melayani dan Bertekad Bulat Hidup dan Mati Secara Katolik”.

Perayaan ulang tahun diawali Perayaan Ekaristi dan dilanjutkan acara hiburan. Pada kesempatan ini, juga tampak hadir Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP), Majelis Permusyawaratan Anggota Pusat (MPAP), Badan Pengurus Cabang (BPC) dan Majelis Permusyawaratan Cabang (MPAC) St. Fransiskus Assisi Padang, Badan Pengurus Cabang (BPC) dan MPAC St. Maria Bunda Yesus Padang, serta anggota PSKP St. Yusuf Cabang St. Fransiskus Assisi Padang.

Perayaan Ekaristi dipersembahkan Pastor Paroki P. Petrus Hardiyanto, SX. Dalam homilinya, P. Petrus mengatakan, “Manusia hidup di dunia ini untuk mempersiapkan kematiannya. Kematian adalah pintu gerbang memasuki kehidupan yang kekal. Selama hidup, kita mempersiapkan kematian kita. Peristiwa kematian seharusnya dilaksanakan dengan cara hormat, khidmat, penuh iman dan pengharapan. Itu sebabnya ada Misa Requiem saat seseorang meninggal dunia.”

Selain itu, P. Petrus menyatakan kehadiran PSKP Santu Yusuf menjadi bukti dari gerakan Roh Kudus dalam paroki ini, terutama saat melayani orang yang telah meninggal dunia. “Paroki sangat membutuhkan kehadiran perkumpulan ini agar kita menghormati, melayani dan merawat orang yang telah meninggal dengan sebaik-baiknya. Peristiwa kematian hanya terjadi sekali seumur hidup. Kehadiran PSKP Santu Yusuf menjadikan peristiwa kematian itu dirayakan dan menjadi indah,” ucapnya.

Usai Perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan ramah-tamah dan acara hiburan, berupa tarian, nyanyian, penarikan doorprize, dan berpuncak pada pemotongan tumpeng. Umat yang merupakan juga anggota PSKP Santu Yusuf sangat antusias dengan acara ini.  Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Panitia, Matias Hariyadi menyatakan, “Momen ulang tahun ini dalah momen untuk bangkit dari tugas dan fungsi pokok kita sebagai anggota PSKP Santu Yusf, yakni hadir memberikan pelayanan maksimal kepada sesama kita yang dipanggil Tuhan. Ini momen untuk bangkit dan sadar tentang tugas dan fungsi pokok kita lewat pelayanan terbaik pada saudara-saudari kita yang membutuhkan,” ujar Matias.

Lain lagi ungkapan Ketua BPC PSKP Santu Yusuf Cabang St. Fransiskus Assisi Padang, John Amos Sembiring. “Usia dua puluh dua tahun merupakan usia dewasa muda! Sejak awal berdirinya, PSKP Santu Yusuf Cabang St. Fransiskus Assisi Padang sangat didukung pastor paroki. Memang, kita belum maksimal dalam pelayanan. Saya imbau anggota meningkatkan hal tersebut. Dengan kekuatan dan semangat dari pengurus dan anggota. Perkumpulan ini semakin dewasa dalam pelayanan,” ucapnya.

Sembari menyampaikan ucapan selamat, Ketua Umum BPP PSKP Santu Yusuf Keuskupan Padang, Tjandra Gunawan berkata, “Lewat momen ulang tahun ini, saya berharap PSKP Santu Yusuf Cabang St. Fransiskus Assisi Padang semakin baik, berkembang, dan terus melayani dengan sungguh-sungguh. Saya yakini cabang ini telah memberikan pelayanan maksimal serta memberikan hal-hal positif untuk paroki ini dan anggotanya. Saya mengajak seluruh anggota menghadirkan Roh Kudus di dalam perkumpulan ini. Roh Kudus inilah yang membimbing dan memberikan suka cita di dalam pelayanan.” (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *