Anjelita Debora (17) aktif menggereja karena ketertarikan bermain musik serta termotivasi dari sang ayah – organis di Stasi St. Fidelis Karo Simalem Perawang. Pelajar kelas XI SMA Negeri 5 Tualang ini berkata, “Saya mulai tertarik dan ingin belajar musik ketika melihat ayah selalu duduk di depan saat misa berlangsung. Ayah ‘ditemani’ alat musik keyboard.”

Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Yohanes Pembaptis Perawang ini kerap mengikuti aktivitas pelayanan sebagai misdinar, sebagai pelayan altar. Dalam kelompok ini, ia pun dipercaya sebagai sekretaris kelompok. Ia pun aktif mengikuti kegiatan OMK karena merasa cocok dengan lingkungannya. Debora menemukan banyak teman serta beroleh banyak pengetahuan seputar pelayanan dalam gereja.

Anak ke-3 dari empat bersaudara pasangan Nikson Sipakkar dan Nurlina Simbolon ini juga dipercaya menjadi guru Bina Iman Anak (BIA) sejak tahun 2022 – yang diresmikan Pastor Antonius Dwi Raharjo, SCJ sebagai pastor paroki. Selain  mengajar peserta BIA, Debora pun membangun relasi dengan para orangtua. Ia pun berkesempatan mengikuti pra Indonesia Youth Day (IYD) 2023.

“Saya senang mendapat banyak pengalaman baru saat pra IYD; terutama materi yang mengenai diri sendiri, percaya diri. Selain itu, saya jadi lebih tahu paroki lain. Dukungan (support) dari teman-teman dari paroki lain agar lebih percaya diri lagi saat menjalankan pelayanan,” ucapnya.

Walau merasa agak kecewa karena tidak terpilih mengikuti IYD 2023 Palembang, Debora berharap bisa mengikuti kegiatan IYD berikutnya. Namun, pembekalan yang didapatkan semasa pembekalan pra IYD diterapkannya saat beraktivitas di parokinya. “Saya ingin membangkitkan semangat kaum muda stasi dan paroki! Saya mengajak OMK berkumpul meski sekali seminggu, memperkenalkan dan menceritakan aneka kegiatan OMK yang bisa dilakukan. Pasti akan membuat teman tertarik dan mau mengikutiya.” ucap Debora. (and)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *