PADANG – SD Yos Sudarso Padang melaksanakan “Pentas Seni dan Perpisahan Anak Kelas VI” di Gedung Sapta Marga Padang. Acara diikuti seluruh guru dan staf SD Yos Sudarso, orangtua peserta didik, dan tamu undangan. Kepala sekolah berharap pentas seni ini dapat memperkenalkan SD Yos Sudarso serta semakin dikenal dan dicintai khalayak, khususnya para alumni. “Alumni mengingat sekolahnya. Kalau mereka memiliki anak usia sekolah dasar bakal menyekolahkan anaknya di sini,” ungkap Kepala SD Yos Sudarso, Theresia.

Seratus lima belas murid mengambil peran dan memberikan penampilan berdasarkan bakat yang dimiliki; misalnya  paduan suara, solo song, modern dance, tarian tradisional. Siswa menyajikan penampilan unik ketika berpantomim, bercerita, dan memainkan drama musikal. Juga ada peragaan busana (fashion show). Nuansa keanekaragaman sangat terasa. Di beberapa penampilan, murid menggunakan atribut dari etnis suku budaya Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Fernando Simarmata mengatakan, “Pentas seni adalah sarana murid untuk menggali kreativitas yang positif!” Hal senada disampaikan Kepala SD Yos Sudarso, Theresia, “Pentas seni ini merupakan kegiatan panen karya dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Sekolah ingin menciptakan landasan kemajemukan. Para peserta didik tampil dalam keanekaragaman budaya. Lewat penampilan ini dapat tumbuh rasa percaya diri peserta didik. Mereka menjadi penerus bangsa yang memiliki kemampuan andal, berani, dan toleransi yang baik antarsesama untuk membangun dan memajukan bangsa negara ini.”

Satu orangtua murid, Josep Tanada Sidabutar menganggap positif kegiatan ini. Ia berpesan para siswa terus meningkatkan bakat dan talenta yang dimiliki. “Orangtua pasti menginginkan kesuksesan anaknya. Kami senang terselenggaranya pentas seni ini. Semoga SD Yos Sudarso tetap jaya dan semakin hebat di Kota Padang dan Yayasan Prayoga Padang semakin berkibar,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, ikut serta Pengawas Sekolah Binaan Gugus II, Syahril, dan Perwakilan Yayasan Prayoga Padang, Bidang Kependidikan, Evisianty. Syahril menyatakan saat ini sangat sedikit sekolah yang mengadakan kegiatan pentas seni sebagai ajang pengembangan minat dan bakat murid. Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang ini mengimbau para siswa berprestasi di berbagai kegiatan sekaligus berharap banyak kegiatan; misalnya Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN). “Kita berharap dukungan dan sinergitas orangtua/wali murid, yayasan, dan para guru agar memberikan pelayanan terbaik untuk anak didiknya di masa mendatang. Juga muncul berbagai prestasi terbaik dari SD Yos Sudarso. Selain bagus akademiknya juga diiringi prestasi non-akademik dari banyak talenta siswa-siswinya,” ucap Syahril.

Tidak hanya suka cita, juga terselip rasa sedih pada momen ini. Usai penampilan bakat, berlangsung pelepasan 20 murid kelas VI SD tahun pelajaran 2022-2023. Terlihat wajah haru para guru dan murid. Terkait momen perpisahan ini, perwakilan Yayasan Prayoga Padang, Evisianty berpesan agar siswa-siswi dapat tetap melanjutkan sekolah di lingkungan Yayasan Prayoga Padang. “Sehingga karakter yang telah ditanamkan selama enam tahun di sekolah ini dapat terus berlanjut. Semua bakat dapat berkembang serta dibina dengan baik,” ujar Evi lagi.

Seorang murid kelas VI, Steven menyatakan tanpa guru dirinya hanya insan yang bodoh dan buta. “Guru mendidik kami  dengan sabar agar cerdas. Guru mengajar kami mampu berhitung, membaca dan berwirausaha. Kepada adik-adik kelas teruslah bersemangat dalam belajar! Jangan pernah berputus asa! Hormatilah bapak dan ibu guru karena merekalah orangtua kita di sekolah!” kata Steven. (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *