PASIR PENGARAIAN – “Kita patut bersyukur kepada Tuhan atas tercapainya pembangunan pastoran ini. Semoga pelayanan terhadap umat semakin maksimal. Pembangunan Pastoran Paroki St. Ignatius Loyola yang telah rampung ini merupakan impian seluruh umat Katolik di Pasir Pengaraian. Untuk itu, marilah bahu-membahu antara pastor dan umat untuk memberikan yang terbaik kepada Tuhan,” ungkap Uskup Vitus Rubianto Solichin, Minggu (9/7).

Hal tersebut disampaikan Bapa Uskup Vitus kepada kontributor GEMA di Pasir Pengaraian, Paber Siahaan, usai Perayaan Ekaristi. Sebelumnya, dalam Misa Kudus berlangsung pelantikan lektor dan akolit Frater Michael dan pelantikan Dewan Pastoral Paroki (DPP) masa bakti 2023-2026. Pemberkatan dan peresmian pastoran, berlangsung setelah Perayaan Ekaristi, oleh Uskup Padang Vitus Rubianto, ditandai penandatanganan prasasti pastoran serta berlanjut pembukaan pintu pastoran.

Sementara itu, kepada para pengurus DPP, Bapa Uskup Vitus berharap agar bertindak dan bersikap sebagai pelayan umat. “Bersikap rendah hati, bukan menyuruh, melainkan mengajak; serta mampu menggalang kerja sama demi kemajuan Pasir Pengaraian,” ungkap Uskup Vitus sebagaimana ditirukan kontributor lain, Yohanes, kepada GEMA.

Pastoran baru yang diresmikan hanya berjarak sepuluh meter dari bangunan gereja paroki. Sungguh berbeda jauh dengan pastoran lama, berjarak lima kilo meter, yang beralamat di Jalan Kancil – Kecamatan Rambah Pasir Pengaraian, Rokan Hulu. Pastoran baru terletak di bagian belakang sakristi bangunan gereja yang digunakan sekarang, berukuran 10 meter kali 12 meter. Permanen dua lantai. Sekarang, paroki ini dilayani dua imam (P. Anselmus Liwun dan P. Andreas Dedi Salamanang) dan suster Tarekat ALI. (hrd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *