AIRMOLEK – Dalam homili Perayaan Ekaristi sekaligus penerimaan Sakramen Krisma bagi 62 umat Stasi Santo Yosef – Km. 24, Wilayah Batang Gansal Paroki St. Theresia dari Kanak-kanak Yesus Airmolek, Uskup Padang Mgr. Vitus Rubianto Solichin, SX berpesan agar umat dan penerima Krisma mampu menampakkan iman yang hidup walaupun gereja berada di tengah-tengah perkebunan sawit. “Menjadi saksi Kristus di zaman kini!” tandas Bapa Uskup.

Hal tersebut disampaikan Bapa Uskup di depan umat yang memenuhi bangunan gereja stasi setempat, di hari kedua kunjungan pastoral ke Paroki Airmolek, Kamis (10/8). Pada kesempatan kunjungan ini, Bapa Uskup meresmikan dan memberkati bangunan gereja stasi setempat. Ikut hadir pada kesempatan ini sejumlah imam dan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Airmolek. Saat tiba di lokasi, rombongan disambut pencak silat dan tarian Minang yang dibawakan warga Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah Batang Gansal I.

Usai Perayaan Ekaristi berlangsung acara ramah-tamah yang didahului pelepasan burung merpati dan beberapa kata sambutan. Ramah-tamah juga diisi acara hiburan tari-tarian dari peserta Bina Iman Anak (BIA) dan lelang. Suasana semakin ‘hangat’ tatkala Bapa Uskup menyumbangkan suaranya untuk dua lagu Batak Toba, Tangiang ni Dainang dan Anak naburju. Di tengah cuaca cerah nan panas, Bapa Uskup tetap melemparkan senyum manisnya kepada umat yang mengajak untuk berfoto bersama dan memohonkan berkat.

Esoknya, Jumat (11/8), Bapa Uskup, para pastor, dan DPP Airmolek bergerak menuju Stasi St. Fransiskus Assisi – SP IV Wilayah Sei Lala Indosawit. Di tempat ini, Bapa Uskup memberkati gereja dan menerimakan Sakramen Krisma bagi 90 umat setempat. Umat menyambut hangat kedatangan Bapa Uskup dan rombongan lewat tarian tortor Batak saat hadir di lokasi ini. Bapa Uskup berharap umat Stasi SP IV ini semakin menyadari kasih Allah yang sungguh menerangi umatNya. Ajakan yang sama juga disampaikan kepada penerima Sakramen Krisma, yakni menjadi saksi Kristus di tengah dunia ini. Acara ramah-tamah berlangsung setelah Perayaan Ekaristi yang didahului tarian Jawa oleh kalangan ibu-ibu Wilayah Lala Indosawit.

Usai mendengarkan proses pendirian gereja oleh Ketua Dewan Stasi (KDS) Stasi SP IV, Bapa Uskup mengungkapkan kebanggaannya atas ‘perjuangan’ umat mendirikan gereja hingga bisa berdiri kokoh dan siap diberkati. Pada kesempatan ini, Bapa Uskup ikut menyumbangkan dendang Batak yang berjudul Burju ni Dainang dan Situmorang. Bapa Uskup pun senang berjumpa umat sekalipun berdesak-desakan meminta berfoto bersama serta mohon berkat.

Pada hari Sabtu (12/8), Bapa Uskup tidak lagi bergerak jauh dari pusat paroki. Di kesempatan ini, Uskup Vitus bertemu dan berbagi pengalaman dengan para pastor yang bertugas di Airmolek, sekolah Santa Theresia, Susteran FCJM, dan diakhiri perjumpaan dengan DPP Airmolek. Pada kesempatan seperti ini, Bapa Uskup mendengarkan dan menyampaikan harapan-harapan serta proses pengembangan kegembalaan di Keuskupan Padang.


Akhir rangkaian kunjungan pastoral di Paroki Airmolek (13/8), Bapa Uskup melakukan visitasi ke Wilayah Airmolek. Acara diawali penyambutan sangat meriah menggunakan marching-band dari Sekolah Santa Theresia Airmolek dan tarian, serta diakhiri pengalungan bunga dari panitia di depan gereja. Selanjutnya, Bapa Uskup bersama para pastor memimpin Perayaan Ekaristi sekaligus menerimakan Sakramen Krisma kepada 210 krismawan-krismawati. Dalam perayaan itu hadir sekitar seribu umat. Karena kehadiran umat membludak, tenda tambahan digunakan agar dapat menampung seluruh umat yang berasal dari beberapa stasi dan wilayah. Acara ramah-tamah bersama umat – termasuk para penghuni Asrama St. Theresia Airmolek – berlangsung di Gedung Theresia Center (TC) setelah Perayaan Ekaristi.

Di lokasi yang sama, pada hari pertama kunjungan Bapa Uskup (9/8), usai upacara penyambutan, ibadat sore, dan santap malam bersama, berlangsung perbincangan hangat terkoordinir antara Bapa Uskup dan umat Wilayah Airmolek dalam kesempatan berjudul “Umat Bertanya Bapa Uskup Menjawab”. 

Kunjungan pastoral Bapa Uskup mengantarkan pengenalan lebih dekat umat dan gembalanya, serta membawa semangat iman bagi umat agar mampu berjalan bersama dalam semangat komunitas basis yang telah bertumbuh dan berkembang di Paroki Airmolek. (Seksi Komsos Paroki Airmolek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *