Okta Remia Sri Denti (17), salah satu warga Orang Muda Katolik (OMK) Stasi St. Maria Diangkat ke Surga Libo Jaya, Paroki St. Theresia dari Kanak-kanak Yesus Kandis-Riau, mendorong rekan sebayanya terlibat aktif menggereja. Bungsu empat bersaudara ini mengajak sesama orang muda untuk membuka dan menggerakkan hati sehingga dapat merasakan nikmatnya kebersamaan.

Puteri pasangan Timbul S. Pardede dan Asthama br. Situmorang ini aktif terlibat dalam aktivitas kegerejaan. Ia akui terinspirasi dari kutipan Kitab Suci, terutama perikop Markus 10:45. Setiap umat Kristiani, pribadi maupun bersama, dipanggil untuk melaksanakan karya pelayanan Gereja bagi sesama anggota Gereja maupun orang lain di luar komunitas Gereja. “Sebagai OMK, mari kita ambil bagian secara nyata! Kita meneladani Yesus yang datang ke dunia bukan untuk dilayani melainkan melayani, sebagaimana ada dalam kutipan Injil Markus,” tukasnya.

Mia terlibat aktif sebagai pelayan altar maupun OMK stasi. Pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Kandis ini mengaku termotivasi kisah dan cerita orangtuanya yang aktif menggereja saat masih muda. Ia ikut dalam kegiatan OMK Se-Dekenat Kamuu, Mapia, dan Piyaiye (KAMAPI) yang dikenal dengan sebutan KYD (KAMAPI Youth Day). Ia mulai aktif menggereja sejak kelas VII SMP. “Hal yang menyenangkan tatkala saya bisa mengenal sesama anak muda lainnya, mempererat persaudaraan dan kebersamaan,” ucapnya penuh semangat.

Selain aktif menggereja, Mia pun terlibat aktif dalam kegiatan sekolah. Ia bergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Dirinya pun dipercaya sebagai sekretaris. PIK-R merupakan wadah kegiatan program Generasi Berencana yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja. “PIK-R memberikan pelayanan informasi dan konseling mengenai kesehatan reproduksi serta tentang perencanaan kehidupan berkeluarga, serta berbagai aktivitas penunjang lainnya bagi kalangan remaja,” ungkap Mia. (and)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *