Warga Senior Paroki St.Fransiskus Asissi Padang merupakan orang lanjut usia (lansia) adalah orang-orang yang sudah purnakarya tetapi mereka masih memiliki sumber daya batin yang besar dan mampu untuk memberikan kontribusi untuk pelayanan menggereja. Warga Senior atau sering disingkat warsen telah dilantik pada bulan Februari tahun ini yang menjadi salah satu struktur pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) Periode 2023-2026 yang perdana ada di Keuskupan Padang. Saat ini, Maria Adriana (74) dipercaya menjadi Koordinator Warga Senior. Chen panggilan akrabnya merasa bersyukur, senang dan bersemangat masih dipilih dan dipakai Tuhan dalam melayani umatnya diusia yang lanjut ini.

“Lanjut usia sudah banyak di Paroki St.Fransiskus Asissi Padang hanya saja belum terbentuk komunitasnya. Dengan adanya warsen ini, para lansia bisa mendaftarkan diri kepada ketua rayon atau ketua rayon melaporkan warganya kepada warsen. Kategori usia lansia sebagai warga senior yang telah berusia 60 tahun ke atas. Tetapi untuk orangtua yang sudah memiliki cucu yang dianggap telah menjadi kakek dan nenek umpamanya usia 45-60 tahun tidak tertutup kemungkinan untuk bergabung menjadi warga senior,” ungkap Chen.

Saat ini kegiatan yang sudah terlaksana, warsen memainkan alat musik tradisonal yaitu alat musik angklung dan calung dalam Perayaan Ekaristi. Ide ini berawal dari yang saya lihat langsung para lansia memainkan angklung di Gereja Santa Maria Imakulata Kalideres Jakarta. Maka alat musik angklung ini, alangkah baiknya kita terapkan di Paroki St.Fransiskus Assisi Padang. Pada September 2022 kita mendapat sponsor dan donatur untuk membeli alat musik angklung sebanyak 80 set dan calung 2 set alat musik jenis bambu ini. Kita latihan sekali seminggu setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB di Gedung St. Thomas Padangbaru. Puji Tuhan pada Maret 2023 aktif memainkan alat musik angklung dengan warsen yang bisa memberi diri,” ucapnya.

Selain itu, warsen mengadakan kunjungan doa kepada warga senior yang ada di rayon-rayon setiap bulannya. Sejak Maret sampai Oktober 2023 ini, kurang lebih 38 orang warga senior yang telah dikunjungi bagi warsen yang tidak bisa hadir Misa Kudus dengan membawa cendera mata dan memberi doa penguatan.

Kegiatan ini tetap berlanjut walaupun mendapat kesulitan data warsen yang ada di rayon yang belum dilaporkan oleh ketua rayon kepada paroki. Tetapi warsen yang telah dilaporkan akan tetap kita kunjungi. Dana untuk kunjungan ini berasal dari paroki sesuai anggaran yang telah diajukan melalui program kerja tahunan dengan kesepakatan rapat parokus dan DPP inti.
Rencana program warsen ke depan, yaitu membuat pertemuan sebulan sekali untuk saling mengenal, supaya berkomunikasi dengan akrab dan menceritakan pengalaman hidup semacam kesaksian yang dialami. Setelah itu nanti kita adakan pemeriksaan kesehatan gratis dengan bekerjasama dengan pihak terkait. Selain itu kita juga membuat bagaimana merangkai bunga untuk orang meninggal dan program kelompok cara memandikan jenajah,” kata Chen mengakhiri.

(Maria Adriani
Koordinator Warga Senior DPP Paroki St. Fransiskus Assisi Padang
Periode 2023-2026)/diolah dari hasil wawancara /ben

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *