HARI RAYA SP MARIA
DIKANDUNG TANPA NODA
(8 Desember  2023)
Yeh. 34:11-12. 15-17; Mzm. 23:1-2a, 2b-3, 5-6;1Kor. 15:20-26, 28;
Mat. 25:31-46.

Pada tanggal 8 Desember 1854, Paus Pius IX menetapkan perayaan Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda. Paus Pius IX menyatakan arti yang tepat dari kebenaran “Maria dikandung tanpa noda dosa” dan menguatkan iman Gereja yang berkesinambungan: bahwa Maria dikandung bebas dari noda dosa asal. Pesta ini telah dirayakan oleh Gereja Timur sejak abad ke delapan dan satu abad kemudian juga dirayakan di banyak tempat bagian Barat.
Semua manusia yang lahir ke dalam dunia telah terbelenggu dosa asal yang diwariskan oleh Adam dan Hawa. Oleh sebab itu, semua manusia dinyatakan ‘berdosa’ sejak kelahirannya di dunia ini. Karena warisan dosa asal itu melekat erat pada jiwa kemanusiaan, kita tampaknya lebih cenderung dan mudah untuk berdosa dan melakukan kejahatan daripada berbuat kebaikan. Kita lebih cenderung menjauhi Tuhan daripada mendekati-Nya untuk menikmati kebaikan dan cinta-Nya.

Maria adalah manusia biasa sama seperti kita; Dia juga keturunan Adam dan Hawa. Sama seperti kita, Dia juga hidup di dalam dunia yang penuh dosa ini. Namun Maria punya keistimewaan yang tidak dimiliki siapa pun juga. Ia ditentukan oleh Allah untuk menjadi Bunda Sang Penebus. Maria ditentukan untuk melahirkan Yesus, Anak Allah, karena itu sejak awal hidupnya, dipersiapkan untuk mengemban tugas yang mulia.

Melalui Maria, Allah menyatakan rahmat penyelamatan-Nya kepada manusia. Maria adalah saluran rahmat Allah bagi manusia, Maria ditebus dengan cara yang paling sempurna: diperkandungkan tanpa noda dosa, dan tidak bercela di hadapan Allah.
Melalui perantaran Maria kutuk dosa diganti dengan berkat bagi manusia. Oleh karena itu, pada hari raya ini patutlah kita berdoa: “Ya Maria, dengan senang hati kami merenungkan rahasia kepilihanmu menjadi Bunda Penebus. Engkau telah dibebaskan Allah dari kutuk dosa yang telah menimpa umat manusia. Jiwamu diperkaya dengan rahmat Allah dan memancarkan semarak kemuliaan Allah. (ws)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *