“Waktu yang diberikan Tuhan kepada saya itu adalah kesempatan untuk melayani. Selagi saya sehat, saya akan pergunakan kesempatan ini untuk melayani Tuhan,” ucap Melianis (54), umat rayon St. Yachinta Stasi Kristus Bangkit Pasar Usang Paroki St. Fransiskus Assisi Padangbaru.

Pada awalnya, Meli memeluk Kristen Protestan dan menjadi menjadi Katolik sejak 2006. Meli bercerita bahwa dirinya aktif di gereja sejak 2008 (15 tahun yang lalu) karena sering ikut misa bersama sang suami dan terlibat dalam kelompok Ibu-ibu di rayon dan WKRI. Menurutnya, dengan terlibat di gereja relasinya semakin dekat dengan Tuhan dan mempunyai banyak teman. Selain itu, dirinya bisa menambah pengetahuan tentang iman.

Wanita yang akrab disapa Meli ini memiliki hobi menjahit dan memasak. Dalam rutinitasnya sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), Meli juga aktif dalam pelayanan di gerejanya yaitu Stasi Kristus Bangkit Pasar Usang. Saat ini, Alumni SMPN 20 Mata Air Padang ini aktif sebagai Pendamping Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)- Bina Iman Anak (BIA) sejak 2013 hingga saat ini, sekretaris dewan stasi sejak 2013 hingga saat ini, Bendahara Legio periode (2023-2024). Selain itu, Meli juga pernah menjadi Petugas Pembantu Pembagi Komuni (P3K) pada 2013-2017. Istri dari Martinus Zalukhu ini memiliki seorang anak yang bernama Marcellinus Bryan Zalukhu yang juga aktif sebagai seksi liturgi stasi.

Terkait tanggungjawabnya sebagai sekretaris dewan stasi dan pendamping PAUD-BIA ini, Meli menjelaskan bahwa dirinya mesti bijak membagi waktu. Meli datang lebih awal di gereja menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai sekretaris stasi terkait pengumuman di gereja dan setelah itu baru melanjutkan kegiatan di PAUD BIA saat ada jadwal untuk pendampingan.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *