PADANG – “Hari ini Tuhan mengumpulkan kita bersama untuk merayakan Hari Raya Minggu misi. Hari minggu misi yang sekaligus didedikasikan untuk pewartaan sabda Allah, dalam injil kita akan mendengarkan Allah telah memanggilku dengan nama ku Allah mencintai engkau, dan engkau adalah dirinya. Semoga keadaan kita sebagai orang yang mendidik, membuat kita bersyukur atas segala anugerah Tuhan.” ucap Pastor Alfons dalam Perayaan Ekaristi Hari Minggu Misi di Gereja Paroki St. Fransiskus Assisi Padang, Minggu (22/10).

Dalam homilinya, Pastor Alfons, SX. bercerita tentang umat yang bertanya padanya terkait dirinya terkait tempat yang pernah menjadi karya pelayanannya sebagai seorang misionaris. Pastor Alfons menjawabnya dengan bertanya kembali dengan pertanyaan “Kapan kamu dibaptis? Mengapa saya menanyakan hal itu?”. Pastor Alfons berpendapat bahwa melalui baptisan, kita siap menjadi seorang misionaris. 

Seorang murid Kristus bisa melakukan tugas misioner, yaitu mewartakan Injil untuk keselamatan jiwa-jiwa melalui berbagai kegiatan pastoral dan sakramental. Dalam arti tersebut kapan pun dan di mana pun kita, semua orang Kristen karena rahmat baptisan, diutus sebagai misionaris dan dapat menjadi misionaris yang totalitas.” tegas Pastor Alfons.

Selain itu, Pastor Alfons menambahkan bahwa pekerjaan misionaris merupakan perwujudan dari warisan dan identitas rohani kita. “Ingat, bahwa Gereja ada untuk mewartakan Injil. Kita adalah misionaris setiap hari dalam keluarga kita, di sekolah kita, di tempat-tempat kita bekerja, serta di tengah masyarakat kita. Tanpa memandang usia, pengalaman atau status kita dalam kehidupan, kita semua adalah misionaris,” ucapnya

Perayaan Minggu Misi ini memang terasa spesial karena selain ada perarakan bendera saat awal misa juga diadakan pelantikan Pengurus Perkumpulan Sosial Katolik dan Pemakaman (PSKP) Santu Yusuf Cabang St. Fransiskus Assisi Padangbaru. Dipenghujung homilinya Pastor Alfons juga mengucapkan selamat atas pengangkatan Majelis Permusyawaratan Anggota Cabang (MPAC) PSKP Santu Yusuf Cabang St. Fransikus Assisi Padang Masa Bakti 2023-2027. Ia berharap nantinya para pengurus yang dilantik bermanfaat bagi mereka yang meninggal dan memberikan hati sepenuhnya dalam menjalankan pelayanan.

Usai homili, Yudi Agus Septoyo selaku sekretaris cabang PSKP Santu Yusuf membacakan surat keputusan tentang pengangkatan Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) PSKP Santu Yusuf Cabang St. Fransikus Assisi, serta menetapkan Lucia Lie Siok Lie Sembiring sebagai ketua. Serta dilakukannya seremoni serah terima jabatan
dalam kesempatan ini turut hadir Drs. Tjandra Gunawan, Akt. Ketua Umum Badan Pengurus Pusat PSKP Santu Yusuf Keuskupan Padang, beserta para pengurus pusat lainnya. (and)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *