Saya sangat bangga saat menjadi saksi sejarah pada peresmian pendirian paroki ini, pada tanggal 1 Oktober 2023, dari sebelumnya berstatus kuasi paroki. Bagi saya pribadi, momen ini sungguh merupakan suatu rahmat luar biasa Tuhan, karena berkesempatan menjadi pelaku dan saksi sejarah paroki ini.

Kuasi paroki ini telah berusia tujuh tahun hingga akhirnya diresmikan pendiriannya sebagai paroki. Untuk masa mendatang, setelah peresmian pendirian paroki ini, maka yang perlu mendapat perhatian: sebenarnya, selama ini telah berlangsung dengan baik, hanya saja saya pikir untuk masa mendatang, pengurus (DPP, wilayah, stasi, lingkungan) untuk lebih mengajak keterlibatan umat dalam segala kegiatan. Kalau paroki, kegiatannya tidak sederhana. Artinya, dalam kerangka pengembangan iman umat, banyak sekali kegiatan yang harus kita kembangkan, terutama pada beberapa kategorial yang memang resmi dalam Gereja Katolik maupun kegiatan lingkungan yang selama ini memang sudah diukur oleh pastor paroki kami – lewat kehadirannya.

Dengan terbentuk dan berdirinya paroki ini, maka pengurus memang harus lebih giat lagi lewat berbagai macam upaya, cara, strategi supaya mereka (umat) mau terlibat. Yang menarik, sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Bapa Uskup dan Minister Provinsial Kapusin Provinsi Medan yang menekankan pentingnya semangat persaudaraan ditumbuhkembangkan dalam kehidupan menggereja. Kalau basis komunitas ini kita bangun dengan sungguh-sungguh, itu pasti akan berkembang pada masa mendatang dan menjadi paroki besar. Sungguh bertepatan pula, karena pada tahun ini (2023), Keuskupan Padang mencanangkan Tahun Komunitas Basis Gerejawi (KBG).
Kita dasarkan dan tekankan lagi, sebagaimana disampaikan Minister Provinsial Ordo Kapusin Provinsi Medan, bahwa semangat persaudaraan menjadi kekuatan dalam suatu organisasi/kelompok umat. Hidup menggereja yang berjalan bersama. Tanpa itu, kita hanya hidup dalam kegiatan-kegiatan liturgial saja. Dasar kehidupan rohani KBG adalah semangat persaudaraan sejati.
(dr. Alfredo Hariadi, Sp.A – Sekretaris I Dewan Pastoral Paroki Santo Antonius Padua Taluk Kuantan Riau)/olahan wawancara/hrd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *