Kerap terdengar ungkapan “istri atau ibu rumah tangga memiliki peran penting, banyak fungsi ganda dalam keuangan keluarga”. Tidak heran, pada istri pun kadang dilekatkan istilah ‘menteri keuangan’ atau bendahara keluarga. Orang Minang menempatkan istri sebagai “induk bareh” Dalam hal ini, istri wajib mengatur lalu lintas keuangan agar tercapai kesejah­teraan anggotaLanjutkan Membaca

Menikah dengan pasangan berbeda agama punya tantangan tersendiri. Saya terkenang kisah perjumpaan dengan seorang lelaki – kini menjadi suami. Kala itu, sering terjadi pemadaman listrik di kompleks perumahan Maileppet, Siberut Selatan. Kala itu, ada lelaki singgah untuk beristirahat dalam kepungan hujan. Ter­nyata, adik dan abang sepupuku telah terlebih dahulu mengenalLanjutkan Membaca

Saya bersuka cita diberi Tuhan seorang suami yang sungguh-sungguh mendampingi dengan penuh kesabaran. Saya kini berusia 49 tahun, menikah dengan Teali Bawamenewi (57 tahun) di Gereja Katedral Padang pada 20 November 1994. Kami dan dikaruniai tiga anak, yaitu: Antonius (24), Katarina Cecilia (21), Marselinus Randi (18). Mereka sungguh luar biasaLanjutkan Membaca

PADANG – Persekutuan Doa Usahawan, Profesional, dan Execu­tive Katolik Indonesia (Perduki) Padang, Rabu 29 Juni 2022. Perduki Padang terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Badan Pelayanan Keuskupan Pembaharuan Karismatik Katolik (BPK-PKK) Keuskupan Padang No. 018/SKep/BPK PK-KP/VI/2022, tanggal 29 Juni 2022. Pengurus perdana periode 2022 – 2025 diresmikan Bapa Uskup Mgr. Vitus RubiantoLanjutkan Membaca

Perkembangan teknologi yang begitu pesat memiliki pengaruh positif bagi keluar masuknya arus informasi. Dampak ini bisa berupa perubahan pola aktivitas seseorang seperti penggunaan gadget sebagai penunjang aktivitas. Perlu kebijaksanaan bagi penggunanya agar tidak terjatuh pada efek negatif tersebut. Situasi pandemi yang lalu juga menjadi salah satu faktor meningkatnya ketergantungan seseorangLanjutkan Membaca

Sumber tulisan ini postingan saya di dinding (wall) pada akun Facebook tanggal 17-22 Juni 2022. Kala itu, saya membantu menyebarkan informasi lowongan ker­ja perusahaan kertas dan bubur kertas (pulp and paper) bagi dua puluh pemuda Mentawai untuk bekerja sebagai tenaga semprot tanaman di Hutan Tanaman Industri (HTI) yang berlo­kasi diLanjutkan Membaca

Dalam rekrutmen tenaga kerja ini, pihak perusahaan sepertinya tidak main-main. Utusan perusahaan, Revan datang ke Padang untuk bertemu dan menjemput calon pekerja. Dirinya pun mem­buka ruang diskusi, dialog sembari melaku­kan prosedur rekrutmen tenaga kerja – termasuk pemeriksaan kesehatan (medical check up/MCU) yang biayanya ditanggung perusahaan. Dengan mengutus pegawainya, pihak perusahaanLanjutkan Membaca

Dalam percakapan sehari-hari, adakalanya terlontar ungkapan, “Anak-anak sekarang, kurang punya sopan santun lagi!” Atau, “Terasa makin parah dan payah, seakan etiket tidak penting lagi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan orang muda!” Sopan santun, cara berlaku sopan (santun) terhadap orang lain tidak secara langsung diajarkan atau menjadi pelajaran wajib diLanjutkan Membaca

Saat menelepon, kalau tidak dijawab, jangan menelepon berturut-turut. Berarti orang itu sedang ada atau punya hal penting. Kirimlah pesan setelah itu dan tanyakan waktu yang tepat untuk meneleponnya. Jangan pernah memesan menu makanan yang mahal saat ditraktir. Lebih elok, orang yang mentraktir yang memilihkan menu. Jangan bertanya hal-hal janggal danLanjutkan Membaca

(Sebuah Kisah Inspiratif) Saya sangat dekat dengan Papi. Di mana pun Papi berada, saya usahakan berada di dekatnya; misalnya saat makan, duduk-duduk, ngopi ke luar, makan bubur, dan sebagainya. Ke mana saja papi pergi, saya pasti akan temani. Namun, setelah hampir dua puluh tahun berada di Jakarta, saya mulai jarangLanjutkan Membaca