Narsis adalah salah satu istilah populer yang sering dilontarkan kalangan anak muda untuk menggambarkan seseorang yang terlalu percaya diri dan bangga pada diri sendiri. Apa pertandanya? Mereka hobi selfie berlebihan dan memamerkan foto koleksi dirinya di berbagai akun sosial media. Istilah narsisme pertama kali dipopulerkan psikolog ternama, Sigmund Freud. PsikologLanjutkan Membaca

Pertengahan Agustus silam, publik digemparkan sebuah video viral di media sosial. Terlihat seorang pegawai ritel terkenal sedang meminta maaf kepada seorang wanita yang datang bersama pengacaranya. Sebelumnya, pegawai ritel tersebut telah merekam dan mengunggah video yang berisi dugaan pelaku berinisial MA – yang mengutil tiga batang coklat di ritel tersebut.Lanjutkan Membaca

Akhir-akhir ini, viral di kalangan netizen media sosial (medsos) yakni pemberitaan Citayam Fashion Week (CFW). CFW adalah aksi peragaan busana di zebra cross pada kawasan Stasiun MRT, Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Layaknya Paris Fashion Week yang terkenal, para ‘model’ berlenggak-lenggok mengenakan busana khasnya sambil menyeberangi jalan. Fenomena ini menular keLanjutkan Membaca

Tatkala seseorang harus memilih, mana kah keputusan yang diambil? Seseorang membutuhkan tas sekolah misalnya, ada pilihan harga murah namun berkualitas rendah atau dengan harga lebih tinggi tetapi lebih berkualitas dan tahan lama? Orang pelit akan membeli tas murah dan berkualitas rendah, karena tidak berpikiran jauh di waktu mendatang. Seseorang denganLanjutkan Membaca

Ada banyak perdebatan tentang arti “Cancel Culture” (CC). Apakah CC merupakan cara meminta pertang­gungjawaban orang, taktik menghukum orang lain secara tidak adil atau kombinasi keduanya? CC mengacu pada tindakan yang tidak lagi menganggap kehadiran seseorang, penolakan individu yang berakibat pengucilan dan mempermalukan orang. Saya mendapat informasi, CC adalah bahasa slangLanjutkan Membaca

Bagi sebagian kalangan, jarum suntik menjadi ‘hantu’ yang menakutkan saat kegiatan vaksinasi Covid-19 silam. Bahkan, ada individu lebih berani maju ke medan perang atau menghadapi musuh, menjalani olah raga ekstrim, dan aktivitas lain yang menantang ketimbang disuntik vaksin. Begitupun tatkala aksi donor darah dilakukan. Ada keinginan mendonor, tetapi takut setengahLanjutkan Membaca

Di Indonesia, istilah ‘generasi straw­beri’ pertama kali diperkenalkan Prof. Rhenald Kasali. Istilah ini mau mengungkapkan bahwa anak masa kini ‘mirip’ buah strawberi. Ditekan sedikit saja melunak atau melembek. Kalau ada hal yang dianggap tidak tepat oleh mereka atau salah bicara sedi­kit saja, mental mereka segera terusik. Namun, sebenarnya istilah ini,Lanjutkan Membaca

Akhir-akhir ini, muncul istilah ‘self-healing‘. Healing berasal dari kata ‘heal‘ atau sembuh, berarti dalam proses penyembuhan atau sedang mengupayakan penyembuhan. Namun, sejalan waktu, terjadi perubahan makna ‘healing‘. Seharusnya, berarti penyembuhan dari sakit maupun beban mental, kini bermakna sebagai hiburan belaka, menghibur diri supaya sembuh, biasanya setelah bekerja berat dan seusaiLanjutkan Membaca

Maraknya penggunaan media sosial memang terkadang membuat orang merasa iri atau cemburu melihat foto-foto liburan, makanan, enak, dan kehidupan mewah orang lain. Hanya saja, terkadang yang terlihat tersebut tidak selalu menggambarkan kehidupan individu yang sebenarnya. Dari ajang pamer tersebut, mencuat dan populer kata ‘flexing’, terutama di kalangan anak-remaja zaman now.Lanjutkan Membaca

Tidak ada ukuran atau parameter yang pasti mengenai kebahagiaan setiap manusia. Ukurannya berbeda satu dengan yang lainnya. Bahkan, pertanyaan tentang ukuran kebahagiaan sesungguhnya tidak bisa diukur secara pasti. Begitupun dengan definisi atau pengertian kebahagiaan, sangat relatif dan subyektif. Setiap orang punya pengertian/pemahaman yang berbeda-beda. Dalam kebahagiaan, ada aspek spiritual juga.Lanjutkan Membaca