“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Filipi 4:13) menjadi moto tahbisan diakonat Frater Roy Basuki. Hal ini sejalan dengan moto panggilannya. Mengapa Frater Roy mengambil moto tersebut yang sekaligus menjadi moto panggilan? “Karena saya merasa bahwa Tuhan selalu menyertai dan mendampingi hidup saya. Bukan hanyaLanjutkan Membaca

“Bapa Uskup Vitus Rubianto Solichin telah memulai tahun Episkopalnya dengan Tahun Keluarga. Berawal dari Sinode, lalu memasuki Tahun Keluarga, selanjutnya Tahun Komunitas Basis Gerejawi (KBG). Semuanya ini ada panitianya, termasuk KBG. Panitia yang merupakan orang-orang yang mendukung dan bisa diajak kerja sama guna merumuskan, memberikan ide untuk mencapai tujuan yangLanjutkan Membaca

Pertama, patutlah kita bersyukur karena Tahun Keluarga mempererat hubungan komunikasi, relasi di antara keluarga-keluarga kita, juga semakin memiliki kepekaan, solidaritas dengan keluarga-keluarga yang sedang bergumul dengan persoalan hidup mereka. Alkitab menuliskan tentang banyak keluarga mulai dari Kitab Kejadian, Allah menciptakan laki-laki dan perempuan sampai dengan Kitab Wahyu di mana kitaLanjutkan Membaca

BAGANBATU – “Umat Paroki Santa Maria Ratu Rosario Baganbatu ini istimewa, karena Dewan Pastoral Paroki (DPP)nya bukan hanya mendapatkan kesempatan mendengar pembekalan pertama tentang pengertian Tahun Komunitas Basis Gerejawi (KBG), tetapi juga menjadi tempat penutupan Tahun Keluarga dan pembukaan Tahun KBG Keuskupan Padang,” kata Uskup Padang Mgr. Vitus Rubianto SolichinLanjutkan Membaca

Saat tinggal di Seminari Menengah Maria Nirmala, pertama-tama saya rasakan adalah perasaan sedih, karena harus meninggalkan orangtua di rumah. Namun, ternyata saya juga mendapat teman-teman yang baru di sini serta bisa menjalin persaudaraan yang baik. Hal tersebut tidak luput dari dukungan teman di seminari. Selama tinggal satu minggu di seminariLanjutkan Membaca

Visi dan Misi seminari ini, berlandaskan dari motto Bapa Uskup Vitus Rubianto Solichin, “Tergeraklah hatinya oleh belas kasihan” (Misericordia Motus). Maka dari sinilah visi tersebut akan diteruskan menjadi harapan Keuskupan Padang dan juga harapan seluruh umat yang tergambar juga dalam visi Bapa Uskup. Seminari ini adalah persemaian tempat ‘benih calonLanjutkan Membaca

Selama kurang lebih setahun di Seminari Menengah Maria Nirmala Keuskupan Padang, saya mendapat banyak pengalaman. Banyak motivasi untuk tetap bersemangat melanjutkan langkah dan untuk tetap tinggal di seminari. Untuk duka seorang seminaris, tidak luput dari kata ‘bosan’. Setiap seminaris pasti ada rasa kata ‘bosan’. Hal demikian pun saya alami. DiLanjutkan Membaca

Ketika berbicara tentang kisah panggilan, saya segera teringat salah satu sabda Yesus dalam Injil Markus berbunyi, “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” (Mrk 1:17). Kata-kata ini diungkapkan oleh Yesus untuk memanggil murid-muridNya yang pertama (Simon Petrus dan Andreas). Uniknya, setelah mendengarkan kata-kata tersebut, mereka langsung meninggalkan perahuLanjutkan Membaca

Pada mulanya saya tidak tertarik untuk menjadi seorang imam. Saya sempat tertarik menjadi imam, karena terkesan dengan sosok seorang imam yang berkarya di paroki saya; yaitu Pastor Guido Paolucci, SX. Namun, ketertarikan itu perlahan hilang ketika saya masuk pilihan untuk memasuki seminari di Jawa, semata-mata karena keinginan saya untuk menempuhLanjutkan Membaca

Dewasa ini, sangat banyak kasus mengenai kekerasan dan pelecehan seksual di dunia, khususnya terhadap kaum wanita dan anak-anak. Anak-anak adalah mereka yang sedang berkembang dalam proses awal. Mereka biasanya dalam kelompok rentan, karena mereka tidak dapat melakukan apa pun, termasuk untuk melindungi diri sendiri. Biasanya, orangtua dan keluarga menempatkan merekaLanjutkan Membaca