Salam belas kasih. Saudari dan saudara umat se-keuskupan Padang dan para pembaca GEMA yang budiman, seperti kita ketahui bersama, pemerin­tah Indonesia melalui Menteri Agama mencanangkan tahun 2022 ini sebagai Tahun Toleransi sebagai satu wujud komitmen yang kuat untuk mem­bangun hidup kebangsaan dalam masyarakat yang majemuk. Hidup bersama dalam satu masyarakatLanjutkan Membaca

Sebagai warga Kota Bukittinggi selama sekitar tiga puluh dua tahun, Antonius Didik Triyanto merasakan benar per­bandingan yang mencolok hubungan antar­umat beragama di masa lalu dengan masa kini – terutama sepuluh tahun terakhir ini. Didik melihat dan menilai, masyarakat Bukittinggi meng­alami kemunduran dalam hidup bertoleransi. Salah satu sebabnya, karena munculnya pahamLanjutkan Membaca

Nama saya Imsal Mi­kael Siri­bere. Saya ber­syu­kur kepada Tuhan bisa berse­kolah di sekolah favorit Padang. Kini, saya kelas X SMA Negeri 1 Padang. Saya ber­asal dari Dusun Simatalu Limu, Desa Sima­talu, Kecamatan Siberut Barat, Kepulauan Mentawai. Jalan ke situ, berawal dari pengumum­an adanya program bantuan ADEM di seko­lah saya, SMPLanjutkan Membaca

Toleransi dan kerukunan mempunyai ‘nafas’ yang sama. Toleransi akan menciptakan kerukunan! Dalam bertoleransi entah mayoritas maupun minori­tas (dalam jumlah) saling menghargai, meng­hormati keberadaannya masing-masing. Semua bisa menerima kondisi dari kelompok yang berbeda keyakinan/agama dan mem­punyai peluang mengembangkan imannya dengan baik. Idealnya memang demikian. Secara riil di Kota Padang, situasi tole­ransiLanjutkan Membaca

Dalam survei kecil-kecilan di media sosial kru GEMA pada 20 Maret 2022, berkaitan dengan Tahun 2022 Tahun Toleransi, masih banyak yang belum mengeta­hui­nya. Hanya facebookers aktivis Gereja dan sosial kemasyarakatan menjawab tahu. Sebagian besar facebookers non aktivis menjawab tidak tahu. Apakah survei ini da­pat menjadi patokan untuk meng­ukur kedalaman sikapLanjutkan Membaca

Pemerintah Republik Indonesia, melalui Menteri Agama, mencanangkan Tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi. Secara khusus pada tahun ini kita belajar memahami orang lain, entah karena perbedaan maupun persamaan. Muncul pertanyaan, “Apa yang dimaksud toleran, toleransi? Bagaimana caranya orang bersikap toleran?” Secara umum, toleran berarti dapat memahami/mengerti yang dilakukan pihak lain meskipunLanjutkan Membaca

Pencanangan Tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi oleh Menteri Aga­ma (Menag) Republik Indonesia dilatarbelakangi oleh kesadaran negara ini bukanlah negara agama, melainkan ber­agama, serta masyarakatnya yang beragam latar belakangnya. Dalam konteks kehi­dupan masyarakat yang serba majemuk, heterogen, bermanca ragam ini butuh semangat toleransi untuk membangun bangsa dan negara ini. Bahkan, berdirinyaLanjutkan Membaca

Akhir-akhir ini, muncul istilah ‘self-healing‘. Healing berasal dari kata ‘heal‘ atau sembuh, berarti dalam proses penyembuhan atau sedang mengupayakan penyembuhan. Namun, sejalan waktu, terjadi perubahan makna ‘healing‘. Seharusnya, berarti penyembuhan dari sakit maupun beban mental, kini bermakna sebagai hiburan belaka, menghibur diri supaya sembuh, biasanya setelah bekerja berat dan seusaiLanjutkan Membaca

Kamis Putih – Perjamuan Terakhir (14 April 2022)Kel. 12:1-8, 11-14; Mzm. 116:12-13, 15-16c, 17-18; 1Kor. 11:23-26; Yoh 13:1-15 KEBIASAAN makan bersama menjadi tradisi dalam setiap suku bangsa atau kelompok. Kebiasaan makan bersama dilakukan tidak hanya saat bahagia. Di dalam komunitas masyarakat adat tertentu mengadakan acara makan bersama di saat dukaLanjutkan Membaca

Jumat Agung – Sengsara Dan Wafat Kristus Yes 52:13 – 53:12; Mzm. 31:2, 6, 12-13, 15-16, 17, 25; Ibr. 4:14-16, 5, 7-9; Yoh 18:1 – 19:42 HARI INI umat Kristiani merayakan Jumat Agung, sengsara dan wafat Tuhan Yesus. Yesus – Sang Sabda, Allah yang menjadi manusia dihukum mati oleh PontiusLanjutkan Membaca